Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG

Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Medan, Sumatera Utara, yang dapat terjadi pada 18 hingga 22 Februari 2026.


Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Nur Alim di Kota Medan, Senin, mengatakan akibat adanya aktivitas pasang air laut dan fenomena alam lainnya dapat mempengaruhi banjir pesisir.


Untuk itu masyarakat pesisir pantai Kota Medan, kata dia, diimbau waspada adanya potensi banjir rob pada 18-22 Februari 2026 di wilayah di kota itu, yang antara lain dapat merendam sejumlah pesisir Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.



Pihaknya memprediksi pasang laut di atas 2,3 meter pada 18-22 Februari 2026 yang terjadi pada pukul 02.00-04.00 dan pada pukul 14.00-17.00 WIB dengan pasang tertinggi mencapai 2,6 meter.






Ia mengatakan ketinggian diukur dari titik surut terendah (Lowest Astronomical Tides/LAT).


Hal itu, kata dia, dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.



"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," kata Nur Alim.


Sementara terkait gelombang laut, kata dia, sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter, antara lain di perairan barat Sumatera Utara, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.






Kemudian pola angin di wilayah Indonesia bagian utara, lanjutnya, umumnya bergerak dari timur laut hingga timur dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6-30 knot.