Jakarta (ANTARA) - Pesulap panggung dan ilusionis David Copperfield mengumumkan pertunjukan terakhirnya setelah masa residensinya selama 25 tahun di MGM Grand di Las Vegas.


Melalui unggahan Copperfield di media sosial X, Jumat (6/3) waktu setempat, ia mengumumkan penampilan terakhirnya akan berlangsung pada 30 April.


"Perjalanan saya dimulai sejak kecil di New Jersey dengan mimpi suatu hari nanti menjadikan sulap sebagai bagian dari hidup saya," katanya dalam unggahannya.


"Dulu saya melihat sulap – dan sekarang pun – lebih dari sekadar pekerjaan saya. Sulap mengajarkan kita bahwa seringkali hal-hal yang dianggap mustahil oleh orang lain sebenarnya bukan hanya mungkin, tetapi juga dalam jangkauan kita."


Ia mengatakan sangat gembira untuk segera mengumumkan apa yang akan terjadi selanjutnya, dan pertunjukan ini menurutnya merupakan proyek terbesar yang pernah ia kerjakan dan juga yang paling menantang.







Copperfield juga mengucapkan pencapaian 25 tahunnya berkarya tidak terlepas dari peran serta kru dan tim MGM. Ia berterima kasih kepada tim dari MGM yang telah membuatnya bisa membagikan pertunjukan sulap setiap malam kepada lebih dari 7 juta orang dari berbagai negara.


Rencananya ia akan melakukan 120 pertunjukan selama 8 minggu di MGM Las Vegas. Melalui pertunjukannya ini, Copperfield berpesan kepada siapa pun yang memiliki mimpi bahwa mereka pasti bisa mewujudkannya.


“Anak kecil dari Jersey ini telah membuktikannya, dan aku mempercayai sulap lebih dari yang pernah ada,” tutupnya dalam unggahan tersebut.


Dikutip dari laman Wusa 9, Forbes menobatkan Copperfield sebagai pesulap panggung paling sukses secara komersial sepanjang masa. Ilusi-ilusinya meliputi menghilang dan muncul kembali Patung Liberty, melayang di atas Grand Canyon, dan berjalan menembus Tembok Besar China.






Pada tahun 2023, Copperfield mengumumkan bahwa ia akan "membuat bulan menghilang," sebuah proyek yang katanya telah ia kerjakan selama 30 tahun. Ilusi tersebut awalnya dijadwalkan untuk tahun 2024 dan belum terjadi hingga saat ini.


Meskipun kariernya telah berlangsung selama beberapa dekade, Copperfield tidak lepas dari kontroversi. Namanya disebut dalam rilis dokumen terkait Jeffrey Epstein.


Pada tahun 2018, ia dituduh melakukan penyerangan terhadap seorang model ketika ia berusia 17 tahun. Saat itu, ia mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan agar tidak terburu-buru menghakimi.