Karawang (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol menyebutkan jumlah gardu yang melayani transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama dioptimalkan sesuai dengan volume lalu lintas, guna menjaga kelancaran transaksi di gerbang tol.


Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jabar, Sabtu menyampaikan saat ini jumlah gardu operasi yang melayani transaksi di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama sebanyak 30 gardu.


Gardu yang beroperasinya itu terdiri atas 19 gardu transaksi menuju arah Trans Jawa dan 11 gardu menuju arah Jakarta.


"Pengoperasian gardu itu dioptimalkan secara situasional menyesuaikan dengan volume lalu lintas yang terjadi guna menjaga kelancaran transaksi kendaraan di gerbang tol," katanya.


PT JTT mencatat sebanyak 108.140 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-8 atau pada 11–13 Maret 2026.






Disebutkan, jumlah kendaraan yang melintas itu meningkat 24,17 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 87.087 kendaraan.


Ria mengatakan, meski terjadi peningkatan volume lalu lintas, hingga saat ini belum diterapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Sebab kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama masih terpantau aman dan terkendali.


Sementara itu, pada musim mudik Lebaran tahun ini, Jasa Marga Group memberlakukan program potongan tarif tol di sejumlah ruas Trans Jawa untuk memberikan perjalanan yang lebih hemat bagi pengguna jalan.


Salah satunya melalui potongan tarif sebesar 30 persen bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung pada periode arus mudik tanggal 15–16 Maret 2026.


Khusus pada ruas Batang–Semarang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), pengguna jalan juga memperoleh tambahan potongan tarif sehingga total potongan tarif tol yang diterima dapat mencapai sekitar 46 persen.






Selain itu, JSB juga telah lebih dahulu memberlakukan potongan tarif tol sekitar 23 persen untuk seluruh transaksi di Ruas Batang–Semarang yang berlaku sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026.


PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.