Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu
Jakarta (ANTARA) - Jasa Marga membuka 19 gardu pada Gerbang Tol Cikampek Utama di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan pada masa mudik Lebaran 2026.
"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo kepada wartawan di Cikampek, Sabtu.
Ria mengatakan peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak 11 Maret 2026, kendati belum terlalu signifikan.
“Kalau terhitung sampai dengan tanggal 11 hingga 13 Maret, perhitungan kami sudah mencapai sekitar 108 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa.
Jadi memang sudah terlihat lonjakan yang cukup tinggi," kata dia.
Namun demikian, kata Ria, peningkatan volume kendaraan itu belum disertai rekayasa lalu lintas.
"Baik one way maupun contra flow. Untuk saat ini memang belum ada rekayasa lalu lintas sama sekali, karena seluruh lonjakan kendaraan masih dapat diantisipasi dengan baik," kata Ria.
Oleh karena itu, pembukaan 19 gardu pada Gerbang Tol Cikampek Utama dinilai cukup untuk mengatasi peningkatan volume kendaraan yang ada.
Pantauan ANTARA di Gerbang Tol Cikampek Utama pada Minggu dini hari pukul 00.40 WIB, arus kendaraan terpantau ramai lancar. Hampir tak ada penumpukan pada gardu-gardu yang ada.