Bandung (ANTARA) - Pengelola Terminal Tipe A Cicaheum mengatakan pihaknya memprediksi puncak arus mudik Lebaran di terminal tersebut akan terjadi pada H-2 menjelang Hari Idul Fitri 2026


Kepala Terminal Tipe A Cicaheum Asep Supriadi di Bandung, Minggu, menyebut pergerakan penumpang mulai terlihat pada H-6 menjelang Lebaran 2026 meskipun peningkatannya masih belum terlalu signifikan dibandingkan hari biasa.


“Peningkatan tentu sudah dapat terlihat dan untuk prediksi puncak arus mudik, kami memperkirakan terjadi pada H-2,” katanya.


Ia menjelaskan selain puncak utama, pihak terminal juga mengantisipasi adanya lonjakan penumpang pada beberapa hari tertentu selama periode mudik Lebaran.







Menurut dia, potensi kepadatan penumpang diperkirakan terjadi pada dua periode yang berdekatan menjelang Hari Raya.


“Ada dua puncak yang kami antisipasi, yakni sekitar tanggal 14 sampai 15 dan 18 sampai 19,” ujarnya.


Ia mengatakan prediksi tersebut juga merujuk pada pola arus mudik pada tahun sebelumnya yang menunjukkan lonjakan penumpang terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri.


“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kami memprediksi ada peningkatan sekitar 15 persen pada arus mudik tahun ini,” katanya.


Berdasarkan data angkutan Lebaran tahun 2025, tercatat sebanyak 1.694 armada bus diberangkatkan dari Terminal Cicaheum dengan jumlah penumpang mencapai 25.709 orang selama periode angkutan Lebaran.






Sementara untuk kedatangan pada periode yang sama tercatat sebanyak 1.664 armada dengan jumlah penumpang mencapai 19.069 orang.


Adapun puncak keberangkatan penumpang di tahun 2025 tercatat terjadi pada H-2 dengan jumlah sekitar 147 armada bus yang memberangkatkan 3.477 penumpang dari Terminal Cicaheum.



Sementara itu dalam pantauan ANTARA, penumpang jarak jauh sendiri sudah mulai terus meningkat pada H-6 Lebaran, terlihat dari okupansi bus yang terlihat penuh dan ruang tunggu yang dipadati penumpang.


Sebagian besar penumpang melakukan perjalanan antarkota antarprovinsi dengan tujuan sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Semarang dan Madura.