Bandung (ANTARA) - Petugas Operasi Ketupat Lodaya 2026 menyebut arus lalu lintas pemudik di kawasan Nagreg, Bandung, Jawa Barat, pada H-3 Lebaran diprediksi mengalami peningkatan pada malam ini.


Kapospam Cikaledong Operasi Ketupat 2026 Jawa Barat Kompol Rizal Adam Al Hasan di Bandung, Rabu, mengatakan arus kendaraan dari arah Bandung menuju timur masih terkendali, namun volume kendaraan pemudik diperkirakan meningkat pada malam hari.


“Untuk saat ini arus kendaraan lalu lintas pemudik dari arah Bandung yang melintas ke arah timur fluktuatif, kadang ramai, padat, dan kadang juga landai, tetapi diperkirakan akan meningkat malam hari ini,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa sebelumnya kepadatan sempat terjadi pada siang hari, tetapi mulai berangsur landai pada sore berkat penanganan petugas di lapangan.


“Jadi untuk saat ini situasinya bisa terlihat, terlihat landai, tadi sore, kemudian sebelumnya siang ada kepadatan arus lalu lintas,” katanya.






Menurut Kompol Rizal, volume kendaraan yang melintas saat ini bisa dikatakan meningkat dibanding malam sebelumnya dan diprediksi kembali naik hingga dini hari.


Hal tersebut diperkuat oleh data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung yang menyebut total jumlah kendaraan mencapai 100,288 unit hingga pukul 19.00 WIB, meningkat dibanding hari sebelumnya dengan 98,925 kendaraan dalam waktu 24 jam.


“Untuk hari ini memang ada peningkatan arus kendaraan dibandingkan dengan hari malam sebelumnya, untuk nanti malam mungkin bisa ada peningkatan lalu lintas lagi,” ujarnya.


Selain itu, Kompol Rizal juga mengingatkan jalur menurun di Nagreg rawan licin saat hujan, sehingga pengendara diminta lebih berhati-hati.


Ia menyebut jalur dari Polsek Nagreg ke arah pos Cikaledong memiliki kontur menurun cukup curam yang bisa mempengaruhi keselamatan pengguna jalan.






“ya memang rawan licin, jadi untuk para pengguna jalan, baik itu kendaraan roda 2, roda 4, agar berhati-hati dalam perjalanan, mengingat dilihat arus cuaca juga hujan, kemudian jalanan juga turunan curam, jadi tetap waspada, keluarga menanti di rumah.” ujarnya.


Dalam pantauan ANTARA, volume kendaraan mulai meningkat setelah waktu berbuka puasa. Terlihat antrean mulai bertambah di beberapa titik sepanjang jalur Nagreg menjelang sore, terutama kendaraan dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya.