...karena adanya penambahan kapal dari Ciwandan dan BBJ semuanya sandar ke Pelabuhan Bakauheni sehingga terdapat antrean untuk sandar

Lampung (ANTARA) - Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Lampung menyebutkan, keterlambatan sandar kapal di Pelabuhan Bakauheni saat arus mudik Lebaran 2026 akibat adanya penambahan armada yang beroperasi.


Koordinator Satuan Pelayanan Wasatpel Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni BPTD Kelas II Lampung Trimoyo, di Lampung Selatan Kamis mengatakan, akibat adanya penambahan jumlah kapal yang sandar di Pelabuhan Bakauheni sehingga menyebabkan antrean.


“Iya, kenapa lama, karena adanya penambahan kapal dari Ciwandan dan BBJ semuanya sandar ke Pelabuhan Bakauheni, sehingga terdapat antrean untuk sandar,” katanya.


Menurutnya, sebelumnya telah beredar di media sosial terkait kejadian viral atas keterlambatan sandar kapal di Pelabuhan Bakauheni tersebut terjadi pada Jumat (19/03) pagi.







“Sehubungan dengan viralnya video di sosial media, kronologi awal dari KMP Wira Qaila tolak dari Ciwandan pukul 05.06 WIB dengan speed 9.0knot jarak 20mil dan sampai di depan pulau Rimaubalak pukul 07.06 WIB,”


Kemudian kata dia, kapal tersebut menunggu pada alur masuk dikarenakan kapal depan dari merak KMP. Nitya masuk alur pukul 07.50 WIB dan sandar pukul 08.42 WIB dan tolak 09.19 WIB, Wira Qaila diberikan alur masuk pukul 09.30 WIB dan sandar pukul 10.10 WIB.


Oleh karena itu ia menjelaskan, terkait berita viral yang menyatakan keterlambatan sandar kapal hingga delapan jam tersebut pihaknya memastikan hal itu tidak benar.


“Kejadian ini juga disebabkan oleh penambahan kapal untuk mengurai pada kemacetan di Merak sehingga kapal-kapal yang tujuan dibakauheni terjadi penumpukan baik dari Merak-Bakauheni 31 kapal, Ciwandan-Bakauheni 8 kapal, dan BBJ Bojonegara-Bakauheni 6 kapal dengan total kapal operasi tujuan bakauheni sejumlah 45 kapal,” ucapnya.