...Kami akan berkomunikasi dengan pihak KSOP untuk melanjutkan evaluasi dan meminta penjelasan atas keterlambatan tersebut

Cilegon (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan perhatian serius terhadap video viral di media sosial yang menunjukkan keresahan pemudik motor di atas kapal. Insiden tersebut dipicu oleh keterlambatan kapal dalam melakukan proses sandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.


Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, di Cilegon, Kamis, memberikan klarifikasi bahwa peristiwa yang terjadi pada Kamis pagi tersebut melibatkan armada milik operator swasta. Pihaknya kini tengah mendalami kronologi kejadian guna memastikan penyebab pasti dari kendala operasional tersebut.


"Terkait yang viral hari ini di media sosial, mengenai pemudik motor yang sempat bersitegang karena kapal tidak kunjung bersandar, itu sebetulnya adalah kapal swasta," ujar Heru.


Menanggapi situasi tersebut, ASDP berkomitmen untuk melakukan langkah evaluasi menyeluruh. Proses ini akan dilakukan secara kolaboratif bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sebagai regulator penyeberangan.







Evaluasi ini bertujuan untuk menggali informasi mendalam mengenai alasan teknis maupun operasional di balik keterlambatan tersebut. Langkah tegas diambil agar standar pelayanan selama masa Angkutan Lebaran 2026 tetap terjaga dengan baik.


"Kami akan berkomunikasi dengan pihak KSOP untuk melanjutkan evaluasi dan meminta penjelasan atas keterlambatan tersebut," tuturnya.


Kejadian ini menjadi catatan penting bagi seluruh operator kapal yang melayani lintasan Merak-Bakauheni maupun Ciwandan-Bakauheni. ASDP menekankan pentingnya komunikasi yang transparan antara awak kapal dan penumpang saat terjadi kendala di laut.


Pihak manajemen ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Di sisi lain, operator kapal diminta untuk terus meningkatkan performa ketepatan waktu guna menjamin kelancaran arus mudik yang aman dan nyaman.