Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi Amazon, dikabarkan tengah melakukan pengembangan ponsel yang bertenaga kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).


GSM Arena pada Jumat (20/3) waktu setempat, informasi ini datang dari laporan Reuters yang menyebutkan bahwa secara internal ponsel ini diberi nama kode "Transformer". Istilah ini merujuk untuk blok bangunan utama bagi LLM modern.


Membahas sejarah Amazon dan AI, sebenarnya perusahaan ini sebenarnya termasuk sebagai salah satu penggerak awal. Namun Amazon terbilang gagal memanfaatkan kepopuleran AI dengan speaker pintarnya bertenaga Alexa.


Mencoba membalikkan keadaan, Amazon akhirnya merilis peningkatan AI generatif untuk Alexa dan meluncurkan chatbot Alexa+ tahun lalu.








Ini bukan pertama kalinya Amazon mengembangkan ponsel karena langkah serupa sudah hampir satu dekade lalu dengan Amazon Fire Phone namun hasilnya kurang memuaskan.


Sebagai upaya terbaru, ponsel "Transformer" ini mungkin diposisikan tidak sebagai ponsel pintar tapi justru semacam anti-smartphone yang mirip dengan Light Phone.


Dengan menggunakan AI, ponsel itu nantinya dapat memesan dari Amazon, memutar konten dari Prime Video dan Prime Music, atau memesan makanan dari Grubhub.


Karena ini bukan smartphone pada umumnya, bisa jadi ponsel ini membantu pecandu layar memerangi kebiasaan menggulir layar. Meskipun Alexa akan menjadi fitur inti dari ponsel, itu mungkin bukan "sistem operasi utama" dari ponsel, kata sumber internal tersebut.







Dengan informasi itu, mungkin saja ponsel ini bakal menjalan sistem operasi berbasis Android namun hal ini belum dapat dikonfirmasi.


Ponsel Transformer sejauh ini diketahui dikembangkan oleh divisi baru di dalam Amazon bernama ZeroOne. Divisi itu dipimpin oleh J Allard, yang sebelumnya telah bekerja di Zune dan Xbox milik Microsoft.


Amazon belum membahas proyek ini secara terbuka dan sumber internal yang menjadi narasumber memperingatkan bahwa proyek tersebut mungkin dibatalkan jika strategi Amazon berubah atau hanya karena ekonomi tidak berjalan lancar.


Belum ada kabar berapa harga ponsel Transformer, tetapi kenaikan harga elektronik bisa membuat jalan menuju profitabilitas menjadi sulit.