Jakarta -

Sebuah studi terbaru mengungkap pola makan tertentu bisa membantu memperlambat penuaan otak. Diet yang dimaksud adalah MIND diet, kombinasi dari Mediterranean diet dan DASH diet.


Dalam penelitian tersebut, pola makan ini terbukti mampu memperlambat perubahan struktur otak hingga lebih dari dua tahun.


Fokus pada Makanan Sehat Otak




Diet MIND (Mediterranean-DASH Diet Intervention for Neurodegenerative Delay) menekankan konsumsi makanan yang dianggap baik untuk kesehatan otak, seperti:



  • buah beri

  • kacang-kacangan

  • sayuran hijau

  • ikan

  • unggas

  • biji-bijian utuh

  • minyak zaitun






Sebaliknya, makanan tinggi lemak jenuh seperti keju, mentega, daging merah, dan gorengan sangat dibatasi.


Peneliti senior Changzheng Yuan menyebut, orang yang lebih patuh menjalani diet ini menunjukkan penuaan otak yang lebih lambat selama sekitar 12 tahun pengamatan.


"Terutama, penyusutan materi abu-abu otak berlangsung lebih lambat," ujarnya.


Materi abu-abu (grey matter) merupakan bagian penting otak yang berperan dalam memori, berpikir, dan pengambilan keputusan.


Turunkan Risiko Penyusutan Otak


Studi menemukan, setiap peningkatan kepatuhan terhadap diet MIND berkaitan dengan:



  • 20% lebih sedikit penyusutan materi abu-abu

  • penundaan penuaan otak sekitar 2,5 tahun


Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang juga mengaitkan diet Mediterania dan MIND dengan penurunan risiko Alzheimer's disease.


Peneliti nutrisi Walter Willett menyebut hasil ini semakin memperkuat pentingnya pola makan sehat ala Mediterania.






Bagian Otak Lain Juga Terlindungi Penelitian yang melibatkan lebih dari 1.600 orang ini juga menemukan dampak pada bagian otak lain, yaitu ventrikel-ruang berisi cairan di otak.


Pada peserta yang mengikuti diet MIND:



  • pembesaran ventrikel melambat

  • risiko penyusutan otak berkurang


Setiap peningkatan kepatuhan diet dikaitkan dengan penurunan perkembangan ventrikel hingga 8%, setara perlambatan penuaan otak sekitar satu tahun.


Makanan Kunci: Beri dan Unggas


Peneliti menemukan beberapa makanan memberikan efek paling besar:



  • buah beri membantu memperlambat pembesaran ventrikel

  • unggas memperlambat penyusutan materi abu-abu dan ventrikel


Penulis utama Hui Chen menjelaskan, beri kaya antioksidan, sementara unggas menyediakan protein berkualitas tinggi.


Sebaliknya:



  • makanan manis

  • makanan cepat saji gorengan


dikaitkan dengan penuaan otak yang lebih cepat, termasuk kerusakan pada hippocampus-bagian otak yang penting untuk memori.






Tak Bisa Diartikan Sebab-Akibat


Meski hasilnya menjanjikan, para ahli mengingatkan, penelitian ini bersifat observasional, sehingga belum bisa membuktikan hubungan sebab-akibat.


Menurut David Katz, bisa saja orang dengan otak lebih sehat memang cenderung memilih pola makan lebih baik.


Namun, ia menilai hubungan yang lebih masuk akal adalah pola makan sehat memang berkontribusi pada kesehatan otak.


Pola Makan Lebih Penting dari Satu Jenis Makanan Peneliti juga menekankan bahwa manfaat terbesar bukan berasal dari satu jenis makanan saja, melainkan dari keseluruhan pola makan.


"Makanan dikonsumsi bersama, sehingga efek gabungannya lebih penting dibanding satu makanan tertentu," ujar Chen.














Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.