Jakarta (ANTARA) - Arus lalu lintas yang melintas di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) Karawang, Jawa Barat tercatat mengalami lonjakan pada arus balik H+6 Lebaran 2026, Jumat.


Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan pada Jumat (27/3) arus lalu lintas di GT Cikatama ke arah Jakarta terpantau mengalami lonjakan tertinggi mencapai 5.900 kendaraan pada sore hari.


“Kita lihat lalu lintas per jam di jam 4-5 sore itu sudah mencapai 5.900. Itu adalah lalin tertinggi per jamnya selama hari ini, sehingga memang terlihat ada lonjakan kepadatan di depan gerbang-gerbang,” kata Ria, saat temu media di Kantor Jasamarga GT Cikatama, Jumat malam.



Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way tahap dua presisi dari KM 263 Tol Pejagan sampai dengan KM 70 Tol Cikampek Utama, yang kemudian diimbangi dengan contraflow dari KM 70 hingga KM 47 ke arah Jakarta.






Adapun pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Jakarta–Cikampek akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan, seperti persiapan pemberlakuan contraflow dari yang sebelumnya satu lajur, menjadi dua lajur di beberapa titik.


Antrean kendaraan di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) Karawang, Jawa Barat menuju ke Jakarta cukup padat pada Jumat (27/3/2026) sore hari. (ANTARA/Sri Dewi Larasati)


Ria juga menyampaikan lonjakan volume kendaraan di GT Cikatama ke arah Jakarta itu seiring dengan pengguna jalan memanfaatkan berlakunya diskon tarif tol 30 persen diberikan untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang menuju GT Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada 26–27 Maret.


Dalam hal ini, Jasamarga turut mengapresiasi partisipasi masyarakat yang memanfaatkan diskon tarif tol. Antusiasme pengguna jalan terlihat dari peningkatan jumlah kendaraan pada Jumat sejak pagi hingga sore hari.


“Kami mengapresiasi luar biasa kepada pengguna jalan untuk dapat memanfaatkan potongan tarif tol 30 persen. Terlihat antusias shift 1 mencapai 26.000, dan sampai jam 6 sore itu sudah 54.000 kendaraan, belum (termasuk) shift 3. Memang lonjakannya cukup tinggi untuk hari ini,” tutur dia.







Lebih lanjut, Ria menjelaskan arus kendaraan di GT Cikatama menuju Palimanan sempat terjadi kepadatan antrean, pada Jumat (27/3) sore seiring dengan penerapan rekayasa lalu lintas penerapan one way dari KM 263 hingga KM 70 dan contraflow dari KM 70 ke KM 47 sehingga berdampak pada berkurangnya lajur ke arah tersebut.


“Memang jalur yang digunakan pengguna jalan dari arah Jakarta menuju Timur Trans Jawa itu menjadi lebih berkurang. Kami melakukan penyesuaian di GT Cikatama. Pada saat di KM 72, pengguna jalan akan dikeluarkan menuju Cikopo,” jelas dia.