Solok (ANTARA) - Pemesanan lamang bambu atau lemang hitam mengalami peningkatan selama perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Nagari (Desa) Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumbar.


Pengelola Rumah Produksi Kelompok Tani Muaro Danau Diatas Sisri Parida di Solok, Jumat mengatakan penjualan lemang bambu mencapai 3.000 lebih selama Lebaran Idul Fitri.


Ia mengaku pesanan lemang meningkat dari hari biasa sekitar 40-60 batang per hari menjadi 200-400 batang per hari karena kebutuhan tinggi masyarakat menyediakan makanan terbuat dari beras hitam itu saat hari besar di keluarga mereka sesuai tradisi Minang.


"Lemang hitam atau disebut lemang siarang ini merupakan makanan tradisional khas dari daerah Alahan Panjang yang mulai jarang ditemukan," kata dia.


Namun saat ini tidak ada lagi generasi muda yang mewarisi cara pembuatan lemang hitam tersebut. Selain pembuatannya yang cukup rumit dan bahannya mulai sulit ditemui.







"Sehingga muncullah ide kamu dari kelompok tani Muaro Danau Diatas untuk membuka peluang usaha ini. Di samping itu untuk melestarikan kembali makanan tradisional khas daerah yang mulai jarang ditemukan," katanya.


Proses pembuatan lemang hitam ini membutuhkan waktu selama dua hari. Hari pertama dilakukan penepungan beras hitam, pengembangan beras, dan perendaman beras. Lalu hari kedua baru membuat adonan.


"Beras hitam dijadikan tepung, kelapa dioseng dan bikin minyaknya, pakai gula merah," katanya.


Lebih lanjut, Sisri menyebutkan harga penjualan lemang dijual mulai dari Rp40 ribu hingga Rp70 ribu per bambu. Sama dengan harga pada hari biasanya tidak ada kenaikan harga saat lebaran.






"Kamu sudah mulai menjual lemang sejak H-5 lebaran dengan target penjualan seribu sampai 1,5 ribu batang. Namun di luar ekspektasi, sampai H+3 lebaran penjualan sudah mencapai 3 ribu bambu," katanya.


Menurut dia meningkatnya pemesanan lemang saat lebaran karena banyak diburu oleh para perantau yang merindukan masakan lamang tersebut. Selain itu, juga dijadikan sebagai oleh-oleh ke perantauan.