Jakarta (ANTARA) - Pemain Persib Bandung periode 1962-1979, Max Timisela, mendoakan klub yang pernah dibelanya itu kembali menjadi kampiun di Super League 2025/2026 untuk mewujudkan "hattrick" juara.
Doa ini disampaikan sosok yang kini berusia 81 tahun tersebut saat menerima kunjungan perwakilan Persib ke kediamannya di Desa Ciptagumita, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu, dikutip dari dikutip dari laman resmi Persib.
Kunjungan Persib ke kediaman Max dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi dengan sosok yang semasa aktifnya tak pernah berhenti mengabdi untuk Persib.
"Terima kasih, Persib selalu ingat dengan jasa-jasa para pemain dan pelatihnya, termasuk kepada saya. Saya doakan Persib bisa jadi juara lagi pada tahun ini," kata Max.
Ketika aktif menjadi pemain, Max memperkuat Maung Bandung pada rentang 1962-1979. Dia merupakan satu dari empat anggota klan Timisela yang memperkuat Persib dan tim nasional Indonesia selain Freddy (1950-an), Hengky dan Pietje (1960-an).
Setelah gantung sepatu, Max merintis karier menjadi pelatih. Sosok berdarah Ambon kelahiran 7 Juni 1944 itu turut mengantarkan Persib menjuarai kompetisi Perserikatan 1986 ketika menjadi asisten pelatih Nandar Iskandar.
Pengabdiannya terus berlanjut setelah dipercaya mengurusi Sekretariat Persib di Jalan Gurame No. 2 Kota Bandung dan kepanitiaan pelaksanaan (panpel_ pertandingan di awal-awal era profesional.
Seiring dengan usianya yang terus menambah, Max memutuskan untuk menarik diri dari segala aktivitas dengan menetap di kediamannya di Cikalong Wetan.
Meski demikian, Max tetap mengikuti perkembangan Persib yang kini diasuh pelatih Bojan Hodak tersebut. Bojan sendiri adalah pelatih yang mengantarkan Persib juara Liga 1 Indonesia pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
"Meski di rumah saja, saya tetap enjoy dan mengikuti perkembangan Persib," tutur Max.
Di Super League yang menyisakan tujuh laga, Persib berada di jalan yang benar untuk mewujudkan ambisi hattrick juara. Saat ini, Marc Klok dan kawan-kawan berada di puncak klasemen sementara dengan 64 poin, unggul empat poin atas Borneo FC di posisi kedua, dan sembilan poin dari Persija di posisi ketiga.