Cirebon (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026 guna memastikan kelayakan daging yang dikonsumsi masyarakat.
"Pemeriksaan dilakukan guna memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar, aman, sehat, utuh, dan halal," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kabupaten Cirebon Denny Nugraha di Cirebon, Jumat.
Dia mengatakan, langkah tersebut dilakukan melalui serangkaian kegiatan pemeriksaan antemortem dan postmortem di berbagai titik peternakan maupun lapak penjualan hewan.
Ia menjelaskan pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum penyembelihan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, sedangkan postmortem dilaksanakan setelah penyembelihan guna menjamin daging layak konsumsi.
Kegiatan tersebut melibatkan petugas dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), termasuk Kaliwedi, Tengah Tani, dan Ciledug.
Denny menyebutkan ciri hewan kurban yang sehat antara lain memiliki nafsu makan tinggi, gerak aktif, mata tidak berair, serta kondisi tubuh bersih dan tidak kurus.
Ia menuturkan hewan yang telah lolos pemeriksaan akan diberikan Sertifikat Kelayakan Kesehatan Hewan Kurban (SKKHK). Sertifikasi tersebut penting mengingat tingginya lalu lintas hewan kurban yang masuk ke Kabupaten Cirebon dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Selain itu, kata dia, Kabupaten Cirebon pun menjadi daerah pengirim hewan kurban ke wilayah lain sehingga pengawasan kesehatan hewan perlu diperketat.
Atas dasar tersebut, pihaknya melakukan langkah pencegahan penyakit melalui vaksinasi serta pengobatan bagi hewan yang terindikasi kurang sehat sebelum dinyatakan layak.
“Jika ada hewan yang tidak sehat, kami lakukan pengobatan sampai dinyatakan sembuh dan layak, baru diberikan sertifikat,” ujarnya.
Hingga saat ini, Distan mencatat sekitar 500 hewan kurban telah diperiksa, dengan target awal 5.000 hewan menjelang hari raya.
Namun, ia mengatakan berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, jumlah yang diperiksa dapat mencapai hingga 16.000 hewan kurban seiring meningkatnya aktivitas perdagangan menjelang Idul Adha.
“Kabupaten Cirebon siap menyambut Idul Adha dengan memastikan seluruh hewan kurban yang beredar, nantinya dalam kondisi sehat dan memenuhi standar kelayakan konsumsi,” ucap dia.