memperpanjang lajur dalam penerapan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 47 sampai KM 65 arah Cikampek di jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 13.10 WIB
Karawang (ANTARA) - Petugas memperpanjang rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) di jalan Tol Jakarta-Cikampek menyusul semakin tingginya volume kendaraan yang melintasi ruas jalan tol tersebut pada momentum libur panjang Hari Buruh Internasional 2026.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Jumat, menyampaikan penerapan lawan arah merupakan salah satu langkah untuk mengurai kepadatan kendaraan di ruas tol.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung diskresi pihak kepolisian yang memperpanjang lajur dalam penerapan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 47 sampai KM 65 arah Cikampek di jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 13.10 WIB.
Sebelumnya pada pukul 10.04 WIB, petugas telah menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 55 sampai KM 65 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Ia menyampaikan contraflow diterapkan atas diskresi pihak kepolisian, yang di antaranya bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa pada periode libur panjang akhir pekan ini.
"JTT bersama pihak Kepolisian terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal," katanya.
Di tengah tingginya arus lalu lintas, pihak Jasamarga mengimbau seluruh pengguna jalan Tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.
Pengguna jalan juga diharapkan menjaga jarak aman, memperhatikan rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca selama perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, serta merencanakan perjalanan dengan baik.