Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.110 atlet pencak silat berusia muda mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jakarta Utara Cup V yang digelar di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Kecamatan Tanjung Priok, pada Jumat hingga Minggu (3/5).


“Total ada 1.110 atlet pencak silat berusia muda mengikuti kejuaraan ini, sehingga diharapkan dapat melahirkan atlet andalan di masa mendatang,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat di Jakarta, Jumat.


Menurut dia, kejuaraan ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan persaudaraan.


"Kejuaraan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antar-atlet, pelatih, dan seluruh insan pencak silat," ujarnya.


Hendra pun mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Kemenangan sejati tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses, sikap, serta nilai kebersamaan yang terbangun.






"Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Jakarta Utara hingga tingkat nasional dan internasional," katanya.



Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Jakarta Utara Cup V, Suaib mengatakan kompetisi ini merupakan wujud kebersamaan sekaligus bagian dari pembinaan generasi muda.


Menurut dia, pencak silat tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga telah berkembang menjadi ajang prestasi bagi kalangan pemuda.


"Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan bagi anak-anak Jakarta Utara. Dan yang terpenting adalah mempererat silaturahmi dan kebersamaan, bukan semata-mata mengejar juara," jelasnya.






Suaib menambahkan capaian atlet Jakarta Utara di tingkat internasional menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk terus berprestasi.


"Kami harap kejuaraan ini dapat menjadi wadah positif dalam membina karakter, meningkatkan prestasi, serta memperkuat persatuan generasi muda melalui olahraga pencak silat," tuturnya.


Salah satu atlet pencak silat dari SMP Negeri 261 Jakarta, Rahma Azizi (14) bertekad dapat terus mengembangkan kemampuannya dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.


"Saya ingin menambah pengalaman dan bertemu dengan atlet-atlet lain. Saya sudah tertarik dengan olahraga ini sejak kecil," ucapnya.