Jakarta -
Aksi curang penjual durian ini jadi sorotan. Ia membuka durian berkualitas buruk lalu memaksa pelanggan untuk membayarnya jutaan rupiah.
Penjual durian di Geylang, Singapura, viral setelah seorang pelanggan mengaku dipaksa membeli durian dengan alasan sudah membukanya. Padahal, durian tersebut berdaging keras dan memiliki biji besar sehingga dianggap tidak memuaskan.
Keluhan tersebut dibagikan oleh seorang pelanggan melalui grup Facebook Complaint Singapore pada 1 Mei 2026. Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa penjual menggunakan cara berjualan yang 'tidak jujur' dan 'tidak etis'.
Peristiwa tersebut terjadi pada sebuah kios durian bawah Blok 113 Aljunied, tepat di seberang Geylang East Market & Food Centre.
Melansir dari (6/5), pelanggan itu mengaku sudah bertanya apakah durian bisa dibuka terlebih dahulu untuk memeriksa kualitas sebelum membeli. Kemudian, penjual menyetujui dan memastikan pelanggan masih bisa memilih durian lain jika buah yang dibuka tidak memuaskan.
Durian pertama matang dan lembut. Karena merasa cocok, pelanggan kemudian meminta dua buah lagi. Namun, situasi berubah ketika pelanggan memilih durian berukuran lebih kecil untuk diperiksa.
Penjual menolak pilihan tersebut dan memaksa untuk membuka durian yang lebih besar dengan alasan isinya akan lebih banyak. Setelah dibuka, pelanggan merasa daging durian sangat keras dan memiliki biji berukuran besar. Saat hendak menolak buah tersebut, penjual diduga mulai marah dan meninggikan suara.
"Sudah saya buka, kamu tidak mau? Kamu pikir apa?" ujar penjual dalam bahasa Mandarin.
Padahal, sebelumnya penjual sempat berjanji akan memberikan durian gratis jika daging buah ternyata keras. Penjual menolak, ketika ibu dari pelanggan meminta untuk mencicipi durian itu untuk membuktikan kualitasnya. Alasannya adalah dirinya tidak makan makanan milik pelanggan.
Karena situasi memburuk, ibu pelanggan akhirnya memilih membayar S$100 (sekitar Rp 1,4 juta) untuk seluruh durian agar pertengkaran tidak berlanjut. Unggahan tersebut langsung ramai dibahas netizen. Banyak yang mengecam cara penjualan si pedagang durian.
Seorang pengguna Facebook lainnya juga mengaku kalau kios tersebut memang dikenal sering memaksa pelanggan untuk membeli duriannya.
Selain itu, ada juga netizen yang menyarankan agar kasus tersebut dilaporkan ke pihak berwenang. Komentar lain menyebut penjual durian yang bersikeras memilihkan buah untuk pelanggan adalah 'red flag'.
Bahkan, seorang netizen memutuskan untuk memboikot semua penjual durian di Geylang, karena pernah tertipu juga dan merasa ini bukanlah kasus pertama. Hingga kini, kasus tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial Singapura.