SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Arema FC bakal tampil habis-habisan demi meraih kemenangan saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026, Sabtu (9/5/2026).
Dua kekalahan beruntun yang dialami Singo Edan menjadi tekanan, sekaligus cambuk bagi para pemain untuk segera memperbaiki keadaan.
Pada dua laga terakhir, yakni dalam Derby Jatim, Arema FC kalah 0-4 dari Persebaya Surabaya dan kalah 3-2 dari Persik Kediri.
Pelatih Arema Marcos Santos mengakui, atmosfer di internal tim sempat terganggu setelah hasil buruk dalam dua pertandingan terakhir.
Tekanan dari Aremania pun disebut menjadi pengingat bahwa pemain harus bertanggung jawab terhadap performa tim.
"Motivasi di latihan muncul karena kami kalah dua kali."
"Kami tahu ada tekanan dari Aremania dan pemain harus tanggung jawab."
"Besok harus memberikan yang terbaik untuk Aremania," kata Marcos kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (8/5/2026).
Baca juga: Arema FC Vs PSM Makassar, Marcos Santos Benahi Mental Pemain Usai Kalah dari Persebaya dan Persik
Pelatih asal Brasil itu menyebut fokus utama tim sepanjang pekan ini bukan hanya membenahi aspek teknis, tetapi juga mengembalikan mental bertanding pemain.
Menurutnya, skuad Arema FC sebenarnya masih memiliki semangat besar untuk memperjuangkan klub.
"Mental pemain sudah kami support."
"Mereka tahu apa yang dilakukan untuk Arema. Mereka cinta Arema."
"Fokus minggu ini memang mengembalikan mental pemain," ujarnya.
Ia juga menilai para pemain memahami besarnya tanggung jawab yang kini dipikul.
Oleh karena itu, Marcos Santos berharap laga melawan PSM Makassar menjadi momentum kebangkitan Arema FC di Stadion Kanjuruhan.
"Pemain profesional dan mereka tahu punya utang kepada Aremania."
"Besok mereka mau melakukan yang terbaik untuk Arema," ucapnya.
Marcos menilai persoalan terbesar tim saat ini lebih banyak berkaitan dengan mental setelah rentetan hasil negatif dan tekanan besar dari luar lapangan.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa musim lalu Arema FC sempat finis di papan tengah dan tim masih memiliki kualitas untuk bangkit.
"Masalah Arema sebenarnya lebih ke mental. Tekanan setelah kekalahan kadang berlebihan."
"Tapi musim kemarin kami juga ada di posisi ke-10 dan sekarang harus bangkit lagi," tandasnya.
Baca juga: Lupakan Derby Jatim, Arema FC Bidik Poin Penuh Hadapi PSM Makassar, Ada Seruan Move On dari Maia
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.