Jakarta (ANTARA) - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) memantau pemain di dalam dan luar negeri (diaspora) untuk mempersiapkan timnas guna menghadapi Prakualifikasi Piala Asia FIBA 2029 di Malaysia, 24 Agustus hingga 1 September 2026.


Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Perbasi Nirmala Dewi menjelaskan sejumlah pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri, seperti Derrick Michael Xavier dan Marques Bolden masuk dalam radar pemantauan untuk memperkuat skuad Merah Putih.


"Melalui Badan Tim Nasional (BTN) kami juga memantau pemain yang berlaga di Indonesian Basketball League (IBL)," kata Nirmala di Jakarta, Minggu.


Lebih lanjut dia menjelaskan, Indonesia tergabung di Grup C bersama Hong Kong, Singapura, dan tuan rumah Malaysia pada turnamen yang berlangsung di Seremban itu.







Dia menyatakan, Perbasi akan bekerja keras untuk mengumpulkan talenta terbaik guna meraih tiket untuk ke babak selanjutnya.

"Perbasi memberikan kesempatan luas karena semua memiliki peluang yang sama untuk membela Merah Putih di kancah internasional," ujar dia.


Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada 28 Agustus 2026, kemudian Hong Kong pada 30 Agustus dan Malaysia sehari kemudian.


Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029 diikuti 18 negara yang terbagi ke dalam empat grup.


Turnamen ini menjadi langkah awal Indonesia untuk kembali bersaing memperebutkan tiket menuju putaran final Piala Asia FIBA 2029.