Amuntai (ANTARA) - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Sahrujani memuji kepatuhan jamaah calon haji terkait dengan barang bawaan yang sesuai regulasi penerbangan internasional demi keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan menuju Tanah Suci.
"Hasil pemeriksaan petugas mayoritas jamaah sudah relatif patuh untuk tidak membawa barang yang dilarang," kata dia di Amuntai, Kabupaten HSU, Kalimantan Selatan, Senin.
Dia mengapresiasi jamaah yang kini mulai patuh dengan tidak lagi membawa barang yang tidak perlu, seperti peralatan masak listrik, pemanas air, dan blender.
Meski begitu, ketidaktahuan mana barang yang boleh disimpan di bagasi dan tidak, kata dia, masih perlu edukasi.
Dalam pemeriksaan koper jamaah oleh petugas, ujarnya, masih ditemukan perangkat elektronik, seperti catu daya yang seharusnya diletakkan di dalam tas kabin bukan bagasi.
"Kami harapkan juga peran dari pihak keluarga dapat selalu mengingatkan jamaah yang ingin berangkat ini demi kelancaran dalam perjalanan menuju tanah suci," ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah HSU Hapizi melaporkan total calon haji berasal dari HSU tahun ini 501 orang yang terbagi tiga kloter di Embarkasi Banjarmasin.
Pertama yang telah diberangkatkan yakni 353 calon haji tergabung dalam kloter 11, terdiri atas 153 laki-laki dan 200 perempuan, didampingi lima petugas.