Jakarta (ANTARA) - Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa menyatakan, dia tidak mungkin menganggap Kylian Mbappe sebagai striker pilihan keempat di timnya.


Arbeloa menyampaikan hal itu untuk menanggapi pernyataan Mbappe di mixed zone Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, setelah laga kontra Real Oviedo, Jumat dini hari WIB, yang menyebut dia sebagai penyerang pilihan keempat di Madrid setelah Vinicius Junior, Gonzalo Garcia, dan Franco Mastantuono.


"Dia pasti salah paham. Sejujurnya, saya tidak tahu harus berkata apa karena saya tidak mungkin mengatakan kepadanya bahwa dia adalah penyerang keempat," kata Arbeloa, dikutip dari laman resmi Madrid, Jumat.








Di laga ini, Mbappe masuk pada menit ke-69 menggantikan sang pencetak gol Garcia, dengan masuknya dia ke lapangan ditandai "boo" atau cemoohan dari penggemar Madrid di Santiago Bernabeu.


Pemenang Piala Dunia 2018 bersama Prancis itu mengatakan, dia dalam kondis fit 100 persen untuk bermain melawan Oviedeo setelah absen dua laga termasuk menghadapi Barcelona karena cedera.


Namun, dia tidak tahu mengapa Arbeloa tetap tidak memainkannya sebagai starter.


Arbeloa sendiri menegaskan bahwa, kalau bugar, Mbappe pasti akan diturunkan.


"Jika saya tidak memainkannya, dia tidak bisa bermain. Itu jelas karena saya adalah pelatih, dan saya yang memutuskan siapa yang bermain dan siapa yang tidak. Saya berbicara dengannya sebelum pertandingan. Saya tidak tahu bagaimana dia mungkin menafsirkannya," kata Arbeloa.






Terlepas apapun yang terjadi antara Mbappe dengan Arbeloa, mantan penyerang Paris Saint-Germain itu musim ini sangat produktif setelah mencetak 41 gol dalam 42 pertandingan di semua kompetisi.


Jumlah golnya ini hanya berjarak tiga gol dari torehannya pada musim perdananya 2024/2025, saat dia mengemas 44 gol dari 59 laga bersama Madrid.


Adapun, kemenangan atas Oviedo membawa Madrid mengoleksi 80 poin di posisi kedua, selisih 11 poin dari Barcelona yang sudah keluar sebagai juara.