Jakarta (ANTARA) - Honda Racing Indonesia (HRI) memperkenalkan Rachel Cia sebagai pembalap baru untuk musim balap 2026, yang menjadi bagian dari langkah regenerasi tim dalam mengembangkan talenta muda di ajang balap nasional.
Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor Yulian Karfili mengatakan ajang balap selalu menjadi bagian penting bagi Honda dalam pengembangan dan pembuktian teknologi, sekaligus pengingat untuk terus berkembang di tengah tekanan dan perubahan.
“Bagi Honda, ajang balap selalu menjadi bagian penting dalam pengembangan dan pembuktian teknologi, sekaligus pengingat untuk terus berkembang di tengah tekanan dan perubahan. Karena di dunia balap, yang diuji bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan bergerak maju tanpa kehilangan identitas,” kata Yulian dalam konferensi pers HRI 2026 di Honda Culture at Vault Automotive Museum, Jakarta, Jumat.
Rachel akan turun di kelas ITCR 1.500 menggunakan Honda City Hatchback RS. Sebelum bergabung dengan HRI, ia dikenal sebagai female drifter sekaligus peraih gelar Women’s Drift Challenge 2023.
Kehadiran Rachel menjadi langkah awal HRI Team Management, platform pembinaan talenta yang dirancang untuk menciptakan jalur pengembangan pembalap secara lebih terstruktur.
Melalui program tersebut, HRI membuka jalur pengembangan bagi bakat-bakat muda mulai dari racing simulator, gokar, hingga touring car di ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS). Talenta yang menunjukkan perkembangan signifikan juga berpeluang menuju ajang internasional seperti Mandalika 6 Hours dan Sepang 1.000 KM.
Direktur Honda Racing Indonesia Alvin Bahar mengatakan musim ini menjadi momen menarik karena hadirnya generasi dan pembalap baru yang membawa energi baru bagi tim.
Menurut Alvin, HRI tidak hanya dibangun oleh hasil di lintasan, tetapi juga oleh kerja keras, loyalitas, dan passion seluruh anggota tim yang telah bertahun-tahun bersama Honda.
“Kami sangat bangga karena Honda Racing Indonesia bukan hanya dibangun oleh hasil di lintasan, tetapi juga oleh kerja keras, loyalitas, dan passion dari seluruh tim yang sudah bertahun-tahun bersama Honda,” kata Alvin.
Selain memperkenalkan Rachel sebagai pembalap baru, HRI tetap mengandalkan komposisi pembalap yang menjadi bagian dari keberhasilan tim pada musim sebelumnya.
Alvin Bahar kembali turun di kelas ITCR Seeded A menggunakan Honda Civic Type R FL5. Musim 2026 menjadi musim ke-24 Alvin bersama HRI setelah sebelumnya membalap menggunakan enam model Honda berbeda dan meraih 13 gelar juara nasional.
Avila Bahar kembali bertarung di kelas ITCR 1.200 Seeded A bersama Honda Brio RS. Pembalap yang mengawali karier melalui Honda Brio Speed Challenge 2016 pada usia 14 tahun itu kini telah mengoleksi lima gelar juara nasional.
Di kelas yang sama, Andri Abirezky naik ke kategori Master bersama Honda Brio RS. Bergabung dengan HRI pada awal 2024, Andri langsung meraih gelar juara nasional ITCR 1.200 Seeded B pada musim debutnya.
Andri juga mencatatkan waktu tercepat di putaran keempat MFoS 2025 dengan catatan 25 menit 08,860 detik. Sepanjang kariernya, ia telah menorehkan dua gelar juara nasional di ajang balap Indonesia.
Sejak resmi hadir di motorsport Indonesia pada 2002, HRI telah meraih 24 gelar juara nasional di ajang ISSOM. Pada musim 2025, HRI juga mencatatkan pencapaian penting melalui keterlibatan perdana di MFoS 2025 di Sirkuit Mandalika.
Dalam ajang tersebut, Honda meraih gelar National Championship ITCR 1.200 Seeded A, National Championship ITCR 1.200 Seeded B, National Championship ITCR 3.600 Seeded A, Team Constructor Champion ITCR 1.200, serta Team Constructor Champion ITCR 3.600.
Musim ini, HRI juga memperkenalkan identitas visual baru melalui livery dominan hitam-merah dengan karakter yang lebih agresif sebagai simbol semangat baru tim untuk terus berkembang dan membawa energi baru ke lintasan.