Luka Modric mungkin dianggap sebagai sosok yang unik mengingat semua yang telah ia capai, namun Ivan Perisic mengatakan kepada GOAL bahwa Kroasia memiliki potensi untuk melahirkan pemenang Ballon d’Or lainnya di masa depan. Pemain paling berprestasi yang lahir dari kawasan tersebut berhasil meraih penghargaan Bola Emas bergengsi pada tahun 2018. Sementara itu, “bakat-bakat hebat” terus bermunculan, menumbuhkan harapan besar bahwa akan ada lagi pemain Kroasia yang mampu menembus jajaran elit dunia.


Dari Ivanisevic & Cilic hingga Suker & Boban: Kroasia terus melahirkan bintang dunia


Negara dengan populasi kurang dari empat juta jiwa ini telah melampaui ekspektasi dalam menghasilkan idola olahraga. Goran Ivanisevic dan Marin Cilic adalah juara Grand Slam di dunia tenis, sementara Toni Kukoc pernah bermain bersama Michael Jordan dalam tim legendaris Chicago Bulls yang memenangkan tiga gelar NBA Finals.


Di lapangan hijau, sebelum Modric dan kawan-kawan menjadi pusat perhatian, sudah ada nama-nama besar seperti Davor Suker, Zvonimir Boban, dan Robert Prosinecki – para bintang yang bersinar bersama klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, dan AC Milan.


Standar tersebut semakin tinggi berkat generasi modern, ketika Kroasia berhasil mencapai final Piala Dunia – prestasi luar biasa bagi negara yang kerap menentang segala prediksi. Modric melakukan hal itu dengan cara paling spektakuler saat mematahkan dominasi Ballon d’Or yang selama ini dipegang oleh dua legenda, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.


Apakah Kroasia akan melahirkan lagi pemenang Ballon d’Or yang selevel dengan Modric?


Modric masih tampil gemilang di usia 40 tahun dan tengah bersiap tampil kembali di ajang utama FIFA. Namun, apakah Kroasia akan melihat pemain lain mencapai level yang sama? Saat pertanyaan itu diajukan kepada Perisic – winger dengan 153 caps yang berbicara dalam kerja sama dengan MACKAGE – ia menjawab kepada GOAL: “Kroasia selalu memiliki banyak talenta hebat, terutama di sepak bola. Untuk negara dengan penduduk kurang dari empat juta jiwa, pencapaian kami selama bertahun-tahun sungguh luar biasa.”


“Kemenangan Ballon d’Or Luka menjadi pengingat bagi dunia bahwa Kroasia mampu mencapai tingkat keunggulan tertinggi. Saya sangat yakin akan ada lebih banyak pencapaian besar bagi Kroasia di masa depan, dan semoga juga lebih banyak kemenangan di sepak bola.”


Antusiasme meningkat di skuad Kroasia jelang Piala Dunia 2026


Beberapa pencapaian baru diharapkan hadir dalam beberapa minggu mendatang, dengan Piala Dunia 2026 dijadwalkan dimulai pada 11 Juni. Ketika ditanya tentang perasaan skuad asuhan Zlatko Dalic jelang turnamen besar lainnya, bintang PSV yang baru saja meraih gelar Eredivisie ini menambahkan: “Saya merasa bersemangat dan fokus! Setiap Piala Dunia itu tak tergambarkan karena kami merasakan dukungan dan ekspektasi tinggi dari seluruh negeri.”


“Tekanannya besar, tetapi justru menjadi motivasi terbesar. Selalu menjadi kehormatan untuk mewakili Kroasia di panggung dunia, dan tiba di Amerika Serikat dengan mengenakan koleksi kapsul MACKAGE kami membuat pengalaman ini semakin berkesan.”


MACKAGE bekerja sama dengan tim nasional Kroasia untuk menghadirkan koleksi busana yang terinspirasi dari salah satu seragam paling ikonik di dunia olahraga. Saat ditanya tentang makna warna tersebut sebagai simbol kebanggaan, Perisic yang kini berusia 37 tahun – dan melakukan debut internasionalnya pada 2011 – mengatakan: “Setiap kali saya melihat warna-warna Kroasia, saya merasakan kebanggaan luar biasa, dan saya yakin seluruh tim merasakan hal yang sama.”


“Mengenakan warna ini, baik di dalam maupun di luar lapangan, selalu menjadi kehormatan besar. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengenakan warna negaranya sebagai bagian dari pekerjaan mereka, jadi rasanya seperti sebuah kehormatan tersendiri. Koleksi kapsul MACKAGE benar-benar mewakili Kroasia dengan cara yang elegan dan sederhana melalui palet warna serta detail kecil. Sederhana, namun merupakan penghormatan yang sangat kuat bagi negara kami.”


Jadwal Kroasia: Siapa lawan mereka di fase grup Piala Dunia?


Sebagai penyedia pakaian resmi tim nasional Kroasia di luar lapangan, MACKAGE menggambarkan kesamaan antara dua kekuatan yang dibentuk oleh fokus dan teknik: sebuah negara dengan penduduk kurang dari empat juta jiwa yang secara konsisten masuk jajaran elite dunia dalam sepak bola, dan sebuah merek yang telah membangun pengakuan global melalui keahlian tinggi. Warisan Kroasia dalam sepak bola ditandai oleh disiplin, ketekunan, dan tekad untuk selalu mencapai keunggulan – prinsip yang juga menjadi dasar pendekatan MACKAGE dalam desain dan konstruksi. Kesamaan filosofi ini terwujud dalam prinsip utama mereka: ESTETIKA YANG MELINDUNGI.


Dirancang untuk pria dan wanita serta cocok untuk semua musim, koleksi kapsul ini secara halus menampilkan warisan Kroasia melalui warna nasional merah, putih, dan biru tua. Dalam berbagai item seperti jaket teknis, rajutan, polo, hingga celana, koleksi ini menghadirkan desain serbaguna dengan elemen modular seperti penutup dada dan tudung yang dapat dilepas.


Kroasia akan membuka kampanye Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Inggris di Stadion AT&T – markas klub NFL Dallas Cowboys – di Texas pada 17 Juni. Setelah itu, mereka akan melawan Panama dan Ghana di pertandingan Grup L lainnya, dengan tujuan menampilkan performa bergaya baik di dalam maupun di luar lapangan sambil membawa lebih banyak sorotan bagi Modric dan kawan-kawan.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.