Jakarta (ANTARA) - Penyerang tim nasional Norwegia Erling Haaland menolak label pencetak gol terbaik dunia demi menghormati capaian gol Harry Kane dan Kylian Mbappe yang jauh lebih superior musim ini.


​"Pencetak gol terbaik? Saya akan mengatakan saya berada di papan atas. Saya rasa saya tidak mencetak gol terbanyak musim ini, jadi secara statistik tidak," kata Haaland dikutip dari ESPN di Jakarta, Rabu.


Pernyataan bernada merendah tersebut terlontar dari mulut Haaland tepat setelah dirinya memborong dua gol untuk membawa Norwegia membantai Irak 4-1.


​Namun, striker Manchester City tersebut justru memilih bersikap realistis dengan menyodorkan fakta keunggulan para rivalnya. "Harry Kane dan Mbappe mencetak gol lebih banyak dari saya dan itulah kenyataannya," ujar Haaland menambahkan.


​Secara statistik di musim 2025-2026, Haaland sejatinya tampil produktif dengan torehan total 37 gol, hasil dari 27 gol di Liga Inggris, delapan gol di Liga Champions, serta dua gol anyar di panggung Piala Dunia.







​Meski demikian, angka tersebut memang masih kalah mentereng dari Kylian Mbappe yang mengoleksi 42 gol setelah tampil menggila bersama Real Madrid lewat gelontoran 25 gol di La Liga dan 15 gol di Liga Champions, plus dua gol di Piala Dunia.


Satu nama lain yang membuat Haaland merasa "di bawah angin" adalah Harry Kane, yang mencatatkan rekor domestik luar biasa bersama Bayern Munchen lewat sumbangan 51 gol dari 51 laga, di mana 36 gol di antaranya lahir di Bundesliga Jerman.


​Kane sendiri tidak menampik bahwa periode ini adalah masa keemasannya. "Secara fisik dan mental cara musim ini berakhir bagi saya jelas sangat luar biasa," tutur kapten Inggris tersebut saat bersiap menghadapi laga pembuka kontra Kroasia.


​Di internal timnas Norwegia, pengakuan Haaland tersebut langsung disanggah oleh rekan-rekan setimnya, termasuk Patrick Berg yang tetap menganggap Haaland sebagai striker terbaik, serta Sander Berge yang menyebut cara bermain Haaland di lapangan layaknya seekor hewan buas.






​Terlepas dari perdebatan status nomor satu tersebut, Haaland menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menikmati debutnya di Piala Dunia, sekaligus mengakhiri dahaga panjang 28 tahun masyarakat Norwegia yang absen di turnamen mayor sepak bola dunia tersebut.