Jakarta (ANTARA) - Gelandang Carlos Franca dipastikan meninggalkan klub BRI Super League Persijap Jepara setelah kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama.
Dikutip dari rilis resmi klub yang diterima di Jakarta, Kamis, keputusan ini diambil melalui komunikasi yang terbuka dan penuh rasa saling menghormati.
Manajemen Persijap Jepara menyampaikan apresiasi atas komitmen, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan Carlos Franca selama membela Laskar Kalinyamat, sembari mendoakan kesuksesan dalam perjalanan kariernya di masa mendatang.
Setelah dipastikan tidak akan berseragam Persijap Jepara pada musim 2026/2027, Carlos Franca menyampaikan rasa syukurnya pernah memiliki kesempatan bermain untuk Laskar Kalinyamat.
"Saya dan keluarga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jepara, yang telah menerima kami dengan begitu hangat sejak hari pertama. Kami merasa seperti di rumah sendiri," ujar Franca.
Pemain berkebangsaan Brasil itu juga turut memberikan penghormatan kepada seluruh elemen klub dimulai dari manajemen, pelatih Mario Lemos dan staf, pemain, ofisial hingga keluar besar Persijap Jepara.
Franca melanjutkan dirinya sangat bersyukur bisa mengenal banyak orang-orang baik ketika membela Persijap Jepara dan membantu dirinya saat berada di Indonesia.
"Saya akan bermain di babak kualifikasi Liga Champions, jadi saya merasa lebih bahagia karena akan melanjutkan karier di negara lain, sehingga tidak perlu berhadapan dengan Persijap di lapangan. Terima kasih kepada para suporter yang selalu memberikan dukungan luar biasa," kata Franca.
Setelah satu musim menjadi bagian dari keluarga besar Laskar Kalinyamat, Carlos Franca menutup perjalanannya dengan meninggalkan kontribusi yang berarti, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Selama berada di BRI Super League musim 2025/26, sayap kiri asal Brasil tersebut tampil konsisten dengan mencatatkan 10 gol, tiga assist, serta mengoleksi lebih dari 2.430 menit bermain.