Jakarta (ANTARA) - Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) Ario Bayu mengungkapkan alasan pemilihan aktor Morgan Oey dan Nirina Zubir sebagai duta Festival Film Indonesia (FFI) 2026.


"Kita ini kalau bicara film dan bicara sinema, kita bicara cerita, storyteller. Dan kalau saya pun juga kebetulan sahabat dari Nirina. Dan juga Morgan ini salah satu bakat yang sangat luar biasa. They're great storytellers. Mereka mampu untuk memperdayakan semua kapasitas mereka untuk menceritakan cerita yang relevan untuk Indonesia," ujar Bayu dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.


Ia juga melihat sosok Morgan yang pada tahun lalu masuk dalam nominasi FFI yang dianggap konsisten berkarya.



"Jadi di saat saya melihat Morgan tahun lalu. Dan beliau juga masih (masuk) nominasi," katanya lagi.






Kehadiran duta FFI ini diharapkan mampu mendorong perkembangan industri film nasional, terlebih nilai tambah Morgan yakni memiliki penampilan yang bagus.


"Udah representasi yang harapannya juga bisa terus mendorong dan mendukung ekosistem perfilman. Jadi sebenarnya itu keren banget ya. Terus dia juga ganteng sih," tambahnya.



Aktris sekaligus Ketua Pelaksana dan Ketua Bidang Program Festival Film Indonesia (FFI) Prilly Latuconsina menjelaskan alasan ia mempertimbangkan pemilihan Morgan yakni karena telah mengagumi sang aktor sejak duduk di bangku SMP.


"Udah dari SMP Morgan udah menghiasi layar kaca dan ngefans banget sama karya-karyanya, emang aktingnya juga," katanya.






Anggota Komite Acara FFI 2026, Rangga Djoned juga mengatakan bahwa Morgan merupakan sosok aktor yang konsisten berkarya dan mampu berperan sebagai tokoh yang variatif.



"Morgan konsisten dengan profesinya dan pada akhirnya bisa membuktikan dia bisa bermain dengan multi role yang luar biasa. Dia lompatannya juga besar," katanya.


Pada kesempatan yang sama, Morgan mengakui bahwa ia tak banyak mempertimbangkan saat ditawari Prilly menjadi Duta FFI.


"Tidak menyangka sih, tapi balik lagi pas dapat kesempatan ini setelah ngobrol sama Prilly akhirnya muncul kata 'gas', oke," tegasnya.