Laporan Jurnalis Tribun Banten, Tribun Haris

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG – Kehadiran Rumah Sakit Bethsaida Serang atau Bethsaida Hospital Serang mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan dunia usaha.

Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirta Mulya Juandi mengatakan, hal tersebut dibuktikan data volume penanganan pasien di rumah sakit yang ia pimpin.

Belum genap 2 tahun berdiri, Bethsaida Hospital Serang telah melayani lebih dari 75.000 kunjungan di poliklinik rawat jalan, dan lebih dari 19.000 penanganan telah dilakukan di IGD untuk mengintervensi kondisi akut, yang kemudian ditindaklanjuti lebih dari 7.000 rawat inap.

Baca juga: Pemkab Lebak Lakukan Trauma Healing di SMAN 1 Cimarga, Kepsek dan Orang Tua Siswa Ditempatkan Khusus

"Di meja bedah sendiri, tim medis kami telah sukses mengeksekusi 1.300 tindakan operasi dengan kompleksitas tinggi. Skala operasional yang besar inilah melatih ketajaman, kesiapan, dan koordinasi tim medis kami dalam menghadapi situasi kritis sehari-hari," ujarnya saat peluncurkan Advanced Trauma Center, Kamis (25/6/2026).

dr. Tirta mengatakan, Advanced Trauma Center merupakan pusat layanan cedera dan kegawatdaruratan terpadu, yang dirancang untuk memberikan penanganan trauma secara cepat, tepat, dan komprehensif.

Peluncuran ini turut diperkuat dengan hadirnya teknologi MRI 1.5T dan layanan Hemodialisis (HD) sebagai bagian dari komitmen Bethsaida Hospital Serang dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin lengkap dan modern.

Kehadiran Advanced Trauma Center menjadi langkah strategis Bethsaida Hospital Serang dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan trauma yang terintegrasi, khususnya pada kasus cedera akibat kecelakaan, cedera tulang dan sendi, gangguan saraf akibat trauma, hingga kondisi kegawatdaruratan lain yang membutuhkan penanganan lintas bidang.

Hal ini semakin relevan mengingat wilayah sekitar Bethsaida Hospital Serang didominasi oleh kawasan industri, aktivitas logistik, serta mobilitas kendaraan yang tinggi, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas.

Dengan kondisi tersebut, kebutuhan akan layanan trauma yang cepat, terintegrasi, dan siap siaga menjadi semakin penting bagi masyarakat dan pekerja di wilayah Serang dan sekitarnya.

Dengan dukungan tim dokter spesialis, dan didukung fasilitas IGD 24 jam, smart ambulance, serta tim medis berpengalaman, layanan ini diharapkan dapat memberikan alur penanganan pasien yang lebih terarah sejak evaluasi awal (tim Trauma Center), pemeriksaan penunjang (teknologi diagnostic: X-Ray, USG, CT Scan 258 Slice, MRI 1.5T), tindakan medis (kamar operasi, C-Arm, Cath Lab), hingga proses pemulihan (rehabilitasi medik).

Peluncuran Advanced Trauma Center merupakan bagian dari pengembangan layanan Bethsaida Hospital Serang untuk memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Serang, Cilegon, dan wilayah Banten.

“Melalui Advanced Trauma Center, kami ingin menghadirkan layanan trauma yang tidak hanya cepat dalam respons, tetapi juga komprehensif dalam penanganan. Dengan dukungan dokter spesialis, fasilitas modern, serta teknologi diagnostik seperti MRI 1.5T, kami berharap masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih optimal, aman, dan terpercaya,” ujar dr. Tirta.

Selain memperkuat layanan trauma, Bethsaida Hospital Serang juga menghadirkan teknologi MRI 1.5T untuk mendukung pemeriksaan diagnostik yang lebih akurat.

Teknologi ini dapat membantu dokter dalam mengevaluasi berbagai kondisi medis, termasuk cedera muskuloskeletal, gangguan tulang belakang, jaringan lunak, saraf, dan kondisi lain yang membutuhkan pencitraan medis detail.

Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Serang, dr. Eha Juleha, Sp.Rad, menjelaskan  bahwa pemeriksaan MRI berperan penting dalam menunjang ketepatan diagnosis, terutama pada kasus-kasus yang membutuhkan visualisasi jaringan secara lebih jelas.

“Dalam penanganan trauma, pemeriksaan radiologi memiliki peran penting untuk membantu dokter melihat kondisi pasien secara lebih detail. Dengan dukungan MRI 1.5T, evaluasi terhadap jaringan lunak, tulang belakang, sendi, maupun saraf dapat dilakukan dengan lebih baik, sehingga dokter klinisi dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat,” jelas dr. Eha.

Pada kesempatan yang sama, Bethsaida Hospital Serang juga memperkenalkan layanan Hemodialisis sebagai bagian dari penguatan layanan rumah sakit bagi pasien dengan gangguan ginjal yang membutuhkan terapi cuci darah secara berkala.

Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi pasien di wilayah Serang dan sekitarnya tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan hemodialisis.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.