Jakarta (ANTARA) - Pendiri platform eksplorasi urban SANA Kenal Kota Abimantra Pradhana menilai bahwa informasi di media sosial mendorong wisatawan untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata terutama yang tengah viral dan mencari tahu sejarah tempat tersebut


"Yang kita lihat, awalnya mulai dari pingin tahu yang viral-viral (di media sosial). Berikutnya orang pingin tahu apa sih nilai di balik destinasi ini, sejarahnya, ceritanya, dan mulai mereka mencari tahu yang lebih dalam lagi,” ujar Abimantra saat ditemui di Jakarta, Kamis.


Dia melihat media sosial menjadi titik masuk informasi sebuah destinasi wisata bisa mencapai wisatawan, termasuk generasi yang paling muda. Jika sebuah destinasi wisata menjadi viral di media sosial, orang-orang akan tertarik terhadap cerita dan sejarah tempat tersebut.



Keinginan menjelajah sebuah destinasi wisata pada umumnya berasal dari rasa ingin tahu, yang mendorong wisatawan untuk datang berkunjung atau mencoba secara langsung.






Penulis buku “Kenal Kota: Transisi Jakarta” melihat pada umumnya, wisatawan mencari sesuatu ang bisa diterima atau dinikmati bersama, seperti kuliner, kekayaan budaya yang mencakup sejarah, seni, musik, dan berbagai produk kreatifnya.


Mengakses informasi, misalnya melalui aplikasi transportasi dan layanan pesan makanan membuat orang semakin terdorong untuk mencoba tempat-tempat baru dan mencari tahu keunikan di baliknya.


Menurut dia, beberapa cara yang dapat membantu wisatawan mengenal sebuah destinasi wisata adalah dengan masuk sebuah komunitas atau mengikuti walking tour atau tur berjalan kaki untuk menjelajahi sebuah kawasan.