New York City (ANTARA) - Gelandang Inggris Jordan Henderson akan menjalani operasi setelah mengalami patah pergelangan tangan pada Minggu (5/7) malam waktu setempat saat merayakan kemenangan dramatis timnya dengan skor 3-2 atas Meksiko yang membawa mereka lolos ke perempat final Piala Dunia.
Pemain Brentford berusia 36 tahun itu terjatuh saat melompati papan iklan ketika melakukan selebrasi bersama suporter dan rekan setimnya, dan harus ditandu keluar dari lapangan sebelum dilarikan ke rumah sakit.
"Jordan (Henderson) baru saja terjatuh dan mengalami cedera pada pergelangan tangan. Kelihatannya sangat parah. Ini cedera yang cukup serius dan tidak sesuai dengan suasana malam ini karena Jordan sekarang tidak bersama kami. Dokter memberi tahu saya bahwa dia berada di rumah sakit," kata pelatih Inggris Thomas Tuchel usai pertandingan.
Cedera tersebut membuat Henderson tidak akan bisa berpartisipasi lagi sisa turnamen, meskipun BBC melaporkan bahwa dia ingin tetap bersama skuad Inggris selama sisa waktu tim tersebut di Amerika Serikat.
Henderson memang tidak bermain dalam kemenangan atas Meksiko pada Minggu itu, yang diraih berkat dua gol Jude Bellingham dan satu gol Harry Kane dari titik putih. Namun, dia tetap menjadi salah satu dari empat pemain Inggris yang diganjar kartu kuning pada malam itu oleh wasit Alireza Faghani, yang juga mengusir keluar bek Inggris Jarell Quansah.
Mantan pemain Liverpool, Sunderland dan Ajax itu baru bermain selama enam menit di Piala Dunia kali ini, saat tampil singkat sebagai pemain pengganti dalam laga imbang 0-0 melawan Ghana, tetapi Tuchel menghargai pengalamannya dalam membantu mengamankan kemenangan dan pengaruhnya di ruang ganti.
Absennya Henderson bisa menjadi peluang bagi pemain Manchester United, Kobbie Mainoo, yang belum pernah bermain satu menit pun pada turnamen musim panas ini.