Jakarta (ANTARA) - Grup teknologi finansial (fintech) yang berkantor pusat di Singapura, M-DAQ Global mengintegrasikan layanan METech sebagai penyelenggara pembayaran berlisensi PayME di Vietnam untuk memperkuat infrastruktur teknologi pembayaran lintas negara di kawasan ASEAN.


Integrasi tersebut dilakukan melalui penandatanganan perjanjian definitif antara M-DAQ Global, yang beroperasi di Indonesia melalui PT MDAQ Indonesia Technologies (Wallex), dengan METech.


"Selama satu dekade terakhir, kami telah menjadi bagian dari ekosistem keuangan Vietnam dan memahami kebutuhan pelaku usaha lokal secara mendalam," kata Founder METech, Le Hoang Gia dalam keterangan tertulis, Selasa.


Langkah itu memungkinkan M-DAQ memiliki infrastruktur pembayaran berlisensi di Vietnam sehingga dapat memproses penerimaan dan pembayaran lokal dalam mata uang dong Vietnam (VND).


"Melalui integrasi dengan M-DAQ, kami ingin membawa pengalaman tersebut ke pasar yang lebih luas, dengan menggabungkan infrastruktur lokal yang kami miliki dan jangkauan regional M-DAQ untuk membuka peluang pertumbuhan baru di ASEAN. Bersama-sama, kami ingin menghadirkan standar pembayaran lintas negara yang lebih cepat, andal, dan transparan," kata Le Hoang Gia.






Manfaat di Indonesia


Bagi pelaku usaha Indonesia yang menjalankan bisnis di Vietnam, integrasi tersebut diharapkan mempercepat arus pembayaran, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mengurangi hambatan operasional dalam perdagangan lintas negara.


Integrasi tersebut juga menjadi bagian dari strategi M-DAQ membangun ASEAN Payments Hub yang menghubungkan layanan penerimaan pembayaran, konversi valuta asing (foreign exchange/FX) dan pembayaran lintas negara di Asia Tenggara.


Langkah tersebut juga memperkuat salah satu koridor perdagangan utama di Asia Tenggara seiring meningkatnya aktivitas perdagangan digital antara Indonesia dan Vietnam.


Integrasi infrastruktur pembayaran diharapkan mendukung pelaku usaha Indonesia yang melakukan penjualan, pengadaan, maupun transaksi bisnis di Vietnam.






Berkat akses langsung ke jalur penerimaan dan pembayaran VND, M-DAQ mampu mengurangi ketergantungan pada mitra pihak ketiga sekaligus memperkuat kendali atas koridor pembayaran utama di kawasan.


Group CEO M-DAQ Global Tan Choon Seng mengatakan Vietnam merupakan salah satu pasar dengan pertumbuhan paling dinamis di ASEAN dan menjadi bagian penting dari transformasi digital kawasan.


"Vietnam merupakan salah satu pasar pertumbuhan paling dinamis di ASEAN dan menjadi pilar penting dalam transformasi digital di Asia Tenggara. Kami bangga dapat memulai kehadiran pertama M-DAQ di Vietnam melalui integrasi ini, sekaligus memperkuat strategi kami di ASEAN," kata Tan Choon Seng.


"Langkah ini membuka peluang baru di Asia Tenggara, memperkuat konektivitas antarpasar, dan mendukung pengembangan layanan pembayaran lintas negara yang dapat tumbuh lebih luas seiring kebutuhan bisnis di kawasan," kata Tan Choon Seng.


Integrasi METech melanjutkan ekspansi M-DAQ setelah sebelumnya memperkuat kehadiran di Malaysia melalui EasyPay dan di Indonesia melalui Wallex. Dengan bergabungnya METech, M-DAQ kini memiliki lima lisensi teregulasi yang mencakup empat pasar utama ASEAN.