Dallas (ANTARA) - Perjuangan pesepakbola legendaris Cristiano Ronaldo untuk meraih gelar juara Piala Dunia FIFA akhirnya berakhir pada Senin (6/7).
Kekalahan Portugal 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia FIFA menandai berakhirnya Piala Dunia keenam sekaligus terakhir bagi pemain berusia 41 tahun itu, mengakhiri perjalanan yang dimulai di Jerman pada 2006.
Beberapa jam sebelumnya, Ronaldo memimpin Portugal menjalani pemanasan prapertandingan, mengenakan ban kapten dan jersei bernomor punggung 7 miliknya yang ikonik. Saat sosoknya muncul di layar raksasa, sorak-sorai yang bercampur dengan cemoohan bergema di seluruh Dallas Stadium yang dipadati penonton.
Ronaldo menggambarkan laga tersebut sebagai "pertandingan yang sangat seimbang".
"Hasilnya bisa saja berbeda. Spanyol memiliki sedikit keberuntungan dengan mencetak gol di menit-menit akhir, tetapi itulah sepak bola. Secara keseluruhan, itu pertandingan yang sengit."
Peluang terbaiknya datang pada babak pertama ketika dia menjangkau bola sundulan Joao Felix yang melintasi gawang, tetapi upayanya berhasil digagalkan oleh kiper Spanyol, Unai Simon, yang memperpanjang rekor nirbobolnya di Piala Dunia.
Ketika Spanyol mencetak gol pada masa tambahan waktu, Ronaldo langsung mengambil bola dari gawang dan membawanya kembali ke lingkaran tengah lapangan, sembari mendorong rekan-rekan setimnya untuk melakukan satu upaya terakhir.
Setelah peluit akhir berbunyi, dia terdiam di dekat tengah lapangan sebelum berbalik menghadap para pendukung Portugal yang meneriakkan namanya. Beberapa saat kemudian, dia menundukkan kepala dan menyeka air matanya.
Di area wawancara, Ronaldo mengonfirmasi bahwa Piala Dunia keenamnya ini memang menjadi yang terakhir baginya.
"Ya, ini memang Piala Dunia terakhir saya," katanya. "Wajar jika saya merasa sedih harus tersingkir seperti ini. Namun, seperti yang saya katakan kemarin, saya sudah memberikan segalanya. Saya sudah berusaha memberikan yang terbaik, dan saya pulang tanpa penyesalan."
Kapten Portugal itu mengatakan akan meluangkan waktu sebelum mengambil keputusan apa pun mengenai masa depannya.
"Saya akan meluangkan waktu untuk memikirkannya, untuk bersama keluarga saya. Saya tidak akan mengambil keputusan ketika emosi masih memuncak. Hidup terus berjalan."
Menilik kembali karier internasionalnya, Ronaldo menyoroti berbagai kesuksesan yang diraih Portugal selama dirinya membela tim nasional.
"Saya telah memenangkan tiga gelar bersama Portugal. Saya bahagia dengan apa yang telah saya raih."
Meski gelar Piala Dunia belum pernah diraihnya, Ronaldo mengatakan bahwa kemenangan Portugal di ajang UEFA Euro 2016 tetap menjadi pencapaian paling berkesan dalam karier internasionalnya.
"Gelar terbesar yang saya raih bersama tim nasional adalah pada 2016. Bagi saya, gelar itu memiliki nilai yang sama dengan menjuarai Piala Dunia, sejujurnya."
"Saya pergi tanpa penyesalan. Saya telah memberikan segalanya. Besok adalah hari yang baru, dan hidup terus berjalan," imbuhnya.