Beijing (ANTARA) - Data resmi yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa badan-badan pemeriksaan perbatasan China menangani rekor 369 juta perlintasan masuk dan keluar pada paruh pertama tahun 2026, meningkat 10,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Administrasi Imigrasi Nasional China dalam sebuah konferensi pers menyebutkan bahwa perjalanan masuk bebas visa oleh warga negara asing (WNA) melonjak 30,6 persen (yoy) hingga melampaui 17,8 juta, menyumbang 77,7 persen dari total kedatangan warga asing.

Selama periode itu, warga China Daratan melakukan 176 juta perjalanan lintas batas, sementara warga Hong Kong, Makau, dan Taiwan mencatatkan 147 juta perjalanan, masing-masing naik 10,7 persen dan 8,1 persen (yoy). WNA mencatatkan lebih dari 45,9 juta perjalanan, meningkat 20,6 persen.

Saat ini, China menawarkan bebas visa masuk unilateral kepada warga dari 50 negara. Sementara itu, warga dari 55 negara kini dapat memanfaatkan program transit bebas visa 240 jam untuk memasuki China melalui 65 titik masuk yang telah ditetapkan.