Jakarta -
Liburan tak melulu ke tempat viral dengan waktu yang panjang. Healing di sela-sela kesibukan juga bisa kamu lakukan tanpa perlu persiapan panjang.
Liburan kreatif dan anti mainstream kini mulai banyak dicari oleh traveler. Ada yang mencari hidden gem atau mencari tur-tur unik di kota setempat.
Sebenarnya, melakukan kegiatan di luar dari rutinitas dan memberi efek bahagia juga bisa disebut healing. Berikut beberapa ide kreatif yang bisa kamu lakukan sebagai kegiatan healing tipis-tipis.
Berikut 5 Ide Liburan Anti Mainstream
1. t
Pernahkah kamu liburan tapi malah sibuk melihat Google Maps, membaca ulasan Tripadvisor, dan membalas pesan? Itu namanya bukan liburan, itu hanya memindahkan kantor ke jalanan.
Cetak sebuah peta fisik kotamu (atau beli di toko buku), lalu keluarlah dari rumah tanpa membawa ponsel sama sekali atau bawa ponsel jadul yang hanya bisa telepon/SMS untuk darurat. Jelajahi kota hanya bermodalkan bertanya pada orang asing, membaca plang jalan, dan mengandalkan insting.
Sensasi "tersesat" tanpa teknologi ini luar biasa memicu adrenalin yang sehat. Otakmu dipaksa untuk benar-benar mengamati sekitar, melihat detail arsitektur gedung, dan berinteraksi secara manusiawi dengan warga lokal.
2.
Kita sering stres karena membuat daftar tempat indah (bucket list) yang harus dikunjungi, lalu kecewa karena tempatnya ramai atau tidak sesuai ekspektasi. Mari balik rumusnya.
Buka Google Maps, cari tempat di kotamu yang memiliki ulasan/rating paling rendah atau bahkan tidak memiliki ulasan sama sekali (misalnya taman kecil yang terbengkalai, pasar loak tua, atau gang pemukiman kuno). Datanglah ke sana dengan misi menemukan satu hal estetis atau cerita menarik dari tempat yang dianggap membosankan tersebut.
Ini adalah latihan melatih perspektif. Ketika kamu berhasil menemukan keindahan atau sudut foto yang puitis di tempat yang "biasa saja", otakmu akan terlatih untuk lebih bersyukur dan melihat dunia dengan cara yang jauh lebih positif.
3.
Ingin merasakan atmosfer hotel bintang lima yang super mewah, wangi, dan menenangkan, tapi saldo rekening sedang tidak bersahabat untuk menginap?
Pakai baju terbaikmu yang rapi dan elegan, lalu datanglah ke lobi hotel-hotel mewah di kotamu. Duduklah di sofa lobinya yang empuk, nikmati alunan musik jazz atau pementasan piano langsung (live piano) yang biasanya disediakan hotel, nikmatilah arsitektur interiornya yang megah. Kamu hanya perlu memesan satu cangkir teh atau kopi di lounge-nya untuk bisa nongkrong di sana.
Lobi hotel bintang lima dirancang secara psikologis untuk memberikan ketenangan, kemewahan, dan rasa aman. Menghabiskan sore di sana akan memberikan suntikan energi high-class yang memanjakan mental tanpa membuat dompetmu menangis.
4. The "" Day Trip
Salah satu pemicu kelelahan mental terbesar manusia modern adalah , kelelahan karena terlalu banyak mengambil keputusan setiap hari.
Ajak satu temanmu, lalu sepakatilah bahwa hari itu kamu tidak boleh mengambil keputusan sama sekali. Dari mulai menentukan naik transportasi apa, makan di mana, hingga pulang jam berapa, semuanya harus ditentukan oleh temanmu atau sebaliknya. Kamu bahkan bisa menggunakan koin untuk menentukan arah jalanmu.
Mengistirahatkan otak dari fungsi mengambil keputusan itu rasanya luar biasa melegakan. Kamu hanya perlu duduk, menikmati perjalanan, dan menerima kejutan apa pun yang terjadi hari itu tanpa beban ekspektasi.
5. Nostalgia
Kadang-kadang, untuk melangkah maju ke depan, kita perlu menengok ke belakang untuk mengingat siapa diri kita sebenarnya.
Rancang rute perjalanan satu hari untuk mengunjungi tempat-tempat penting di masa kecilmu. Datangi sekolah SD-mu dulu, warung bakso langganan saat remaja, atau taman tempat kamu dulu bermain layangan. Jika memungkinkan, beli jajanan jadul yang dulu sering kamu beli.
Wisata nostalgia terbukti secara psikologis mampu memicu rasa hangat di hati. Menghubungkan kembali dirimu yang dewasa dengan memori masa kecil yang polos adalah obat penawar terbaik saat kamu merasa lelah dengan kerasnya dunia kerja.