Jakarta -

Pemilihan minyak perlu diperhatikan jika kamu ingin kadar kolesterol tetap aman. Pilih yang menyehatkan jantung, seperti minyak zaitun hingga minyak alpukat.


Kadar kolesterol perlu dijaga karena jika terlalu tinggi, terutama LDL, dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding pembuluh darah.


Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempersempit atau menyumbat pembuluh darah. Alhasil meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.




Salah satu cara menjaga kadar kolesterol ialaah dengan memperhatikan pola makan. Urusan minyak goreng, pilih minyak yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Hindari asupan lemak jenuh dan lemak trans.


Selain itu, kamu disarankan menghindari minyak yang terhidrogenasi sebagian, serta tidak memanaskan minyak secara berlebihan agar kadar kolesterol tetap sehat.



Dikutip dari (12/8), inilah 5 minyak konsumsi dan masak terbaik untuk menjaga kadar kolesterol:


1. Minyak zaitun extra virgin



Ilustrasi minyak zaitunFoto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

Jenis minyak zaitun extra virgin kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang mendukung kesehatan jantung. "Minyak yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL, sekaligus menurunkan LDL," kata ahli jantung Brett Sealove.


Minyak ini juga mengandung polifenol antioksidan yang membantu melindungi pembuluh darah dan mengurangi peradangan. Minyak zaitun extra virgin paling bagus digunakan untuk saus salad, dituangkan di atas sayuran, bahan menumis, dan memanggang.


2. Minyak alpukat


Seperti minyak zaitun, minyak alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung. Asupan minyak ini membantu menjaga keseimbangan kolesterol dan menurunkan kadar LDL.


"Minyak dengan titik asap yang lebih tinggi membantu mencegah oksidasi dan pembentukan produk sampingan berbahaya selama proses memasak," ujar ahli gizi Michelle Routhenstein.


Minyak alpukat bisa dipakai untuk masak dengan suhu tinggi, seperti memanggang sayuran, menumis daging, hingga grilling.






3. Minyak kanola



minyak canola kurangi lemak perutFoto: iStock

Minyak kanola rendah lemak jenuh serta mengandung campuran lemak tak jenuh tunggal dan lemak omega-3 nabati yang mendukung kesehatan jantung.


Penelitian menunjukkan bahwa mengganti lemak jenuh dengan minyak seperti kanola dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan risiko penyakit jantung.


Kamu bisa menggunakan minyak kanola untuk menumis, memanggang kue atau roti, atau keperluan masak sehari-hari.


4. Minyak kedelai


Minyak kedelai merupakan salah satu jenis minyak goreng yang paling terjangkau dan banyak digunakan. Minyak ini mengandung lemak tak jenuh ganda serta asam alfa-linolenat (ALA), yaitu lemak omega-3 yang berasal dari tanaman.


Ahli gizi Joan Salge Blake mengungkap minyak kedelai merupakan asam lemak esensial yang dapat diubah menjadi asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung di dalam tubuh.


Penggunaan terbaik minyak kedelai adalah untuk menumis, memanggang kue (baking), dan masak sehari-hari.




5. Minyak walnut


Minyak walnut mengandung asam alfa-linolenat (ALA), yaitu asam lemak omega-3 yang mendukung kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak ini dapat membantu mengurangi peradangan dan memberikan efek perlindungan terhadap jenis kanker tertentu.


Karena minyak kenari mudah teroksidasi saat dipanaskan, sebaiknya minyak ini digunakan dalam kondisi dingin atau untuk masakan yang tidak memerlukan suhu tinggi.


Minyak walnut cocok dipakai sebagai saus salad, bahan saus cocolan, atau sebagai pelengkap yang dituangkan di atas sayuran matang.






Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.