Liputan6.com, Jakarta - Manchester United menghadapi situasi menarik terkait masa depan Noussair Mazraoui menjelang penutupan bursa transfer musim panas. Bek serbabisa asal Maroko tersebut kini dikabarkan masuk radar AC Milan yang ingin memperkuat lini pertahanan.
Mazraoui bergabung dengan Manchester United dari Bayern Munchen pada Agustus 2024. Ia kemudian menjadi salah satu pemain penting karena mampu bermain sebagai bek sayap, wing-back, maupun bagian kanan dalam formasi tiga bek.
AC Milan disebut sedang mempertimbangkan langkah untuk mendatangkan Mazraoui pada penghujung periode transfer. Kehadiran Ruben Amorim di San Siro turut membuat rumor tersebut semakin menarik karena sang pelatih sudah mengenal sang pemain.
Namun, Manchester United tidak berada dalam posisi yang terdesak untuk menjual Mazraoui. Kontrak pemain berusia 28 tahun tersebut masih berlaku hingga musim panas 2028 sehingga United memiliki posisi tawar yang kuat.

Menurut CaughtOffside, Milan kembali memasukkan Mazraoui dalam daftar target mereka. Klub Liga Italia tersebut ingin menambah kekuatan di lini pertahanan sebelum bursa transfer ditutup.
Ketertarikan Milan sempat mereda karena mereka masih menghadapi persoalan terkait rencana kepergian salah satu pemain bertahan. Namun, klub tersebut kini disebut kembali serius mengejar Mazraoui.
Mazraoui memiliki fleksibilitas yang membuatnya menarik bagi Milan. Ia dapat bermain di beberapa posisi sehingga memberikan pilihan tambahan bagi pelatih untuk menyesuaikan sistem permainan.

Kedatangan Amorim ke Milan memberikan dimensi baru dalam situasi Mazraoui. Pelatih asal Portugal tersebut pernah bekerja bersama sang pemain di Manchester United sehingga memahami kemampuan bek Maroko itu.
Menurut CaughtOffside, Amorim masih menjadi pengagum besar Mazraoui. Ia sebelumnya pernah menggambarkan pemain tersebut sebagai sosok teknis dan melihatnya cocok memainkan peran penting dalam sistem yang diinginkannya.
Mazraoui juga baru berganti perwakilan ke agensi Panthera. Menurut laporan tersebut, perubahan tersebut disebut sebagai indikasi bahwa sang pemain memiliki keinginan untuk mendapatkan kepindahan dari Manchester United.

Manchester United tidak memiliki tekanan kontraktual untuk melepas Mazraoui pada akhir bursa transfer. Kontraknya masih berlangsung hingga musim panas 2028 sehingga klub berada dalam posisi yang kuat untuk menentukan masa depannya.
Mazraoui juga merupakan tipe pemain yang biasanya ingin dipertahankan pelatih. Kemampuannya mengisi beberapa posisi dapat membantu Manchester United menghadapi jadwal padat serta masalah cedera sepanjang musim.
Karena itu, Manchester United diperkirakan hanya akan mempertimbangkan penjualan dengan harga yang sepadan. Tawaran murah kemungkinan besar akan ditolak karena United membutuhkan nilai transfer yang cukup untuk mencari pengganti kontribusi defensif Mazraoui.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.