Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 784 personel untuk mengamankan sekaligus memastikan kelancaran ajang lari Merdeka Run 8.1K yang berlangsung di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengerahan personel tersebut dilakukan demi mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara serta memastikan aktivitas masyarakat di sepanjang rute itu tetap berjalan kondusif.
"Polda Metro Jaya hadir untuk memberikan pelayanan kepada peserta, panitia, masyarakat, dan pengguna jalan. Kami ingin seluruh rangkaian Merdeka Run berlangsung dengan tertib dan memberikan rasa nyaman bagi semua," kata Budi di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan kegiatan Merdeka Run 8.1K dipusatkan di depan Istana Merdeka. Rute yang dilalui peserta, yaitu meliputi Jalan Medan Merdeka Barat, kawasan Patung Kuda, Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, dan kembali ke titik awal di Istana Merdeka.
Sebanyak 784 personel disebar di sejumlah lokasi krusial, di antaranya area start dan finish, sepanjang lintasan peserta, persimpangan jalan, serta titik-titik rawan kepadatan lalu lintas.
Terkait kelancaran arus lalu lintas, kepolisian akan menerapkan rekayasa jalan secara situasional, dengan menyesuaikan kondisi real-time di lapangan.
Pengguna jalan yang hendak melintas di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Patung Kuda, Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Jenderal Sudirman, serta Dukuh Atas diimbau agar mengantisipasi waktu perjalanan dan mematuhi petunjuk petugas di lapangan.
Selain fokus menjaga kelancaran rute lari, petugas juga disiapkan untuk membantu mobilitas warga serta memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis maupun teknis.
"Kami mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menikmati Merdeka Run dengan semangat kebersamaan. Mari saling menghormati, mengikuti arahan di lapangan, dan bersama-sama menjadikan momentum ini sebagai perayaan kemerdekaan yang sehat, positif, dan menyenangkan," ujar Budi.