Liputan6.com, Jakarta - Telur gulung ala abang-abang menjadi salah satu jajanan kaki lima yang sampai sekarang masih punya banyak penggemar. Telur yang tipis, gurih, sedikit renyah di bagian luar, lalu menggulung sempurna pada tusuk sate memang punya sensasi tersendiri.
Menariknya, bahan untuk membuatnya sebenarnya sangat sederhana. Tantangan terbesar justru ada pada teknik menuangkan telur, suhu minyak, dan kecepatan saat menggulung.
Kalau selama ini telur yang dibuat di rumah malah menjadi telur dadar atau tidak mau menempel pada tusuk sate, jangan buru-buru menyerah. Dengan komposisi adonan dan teknik yang tepat, cara membuat telur gulung ala abang-abang bisa dipraktikkan sendiri di rumah.

Bahan-bahan
Bahan pelengkap

Pecahkan telur ke dalam wadah. Tambahkan garam, merica bubuk, dan kaldu bubuk. Kocok menggunakan garpu atau whisk sampai telur tercampur rata.
Tambahkan 100 ml air, kemudian aduk kembali.
Adonan yang cukup encer merupakan salah satu kunci cara membuat telur gulung ala abang-abang. Jangan membuat adonan terlalu kental karena telur akan lebih mudah berubah menjadi telur dadar ketika masuk ke minyak.
Larutkan tepung tapioka dengan satu sendok makan air sampai tidak ada bagian yang menggumpal.
Tuangkan larutan tersebut ke dalam adonan telur, kemudian aduk sampai benar-benar tercampur.
Tepung tapioka digunakan dalam jumlah sedikit untuk membantu memberikan tekstur dan membuat helaian telur lebih mudah dikumpulkan saat digulung. Jangan menambahkan terlalu banyak tepung karena adonan justru bisa menjadi berat dan sulit menyebar.
Siapkan wajan yang agak cekung dan tuangkan minyak cukup banyak. Panaskan menggunakan api sedang.
Minyak perlu cukup panas agar telur langsung membentuk helaian ketika dituangkan. Namun, jangan sampai minyak terlalu panas hingga cepat membuat telur kering atau gosong.
Untuk mengeceknya, teteskan sedikit adonan telur ke dalam minyak. Jika langsung menyebar dan mengapung, minyak sudah cukup panas.
Ambil sedikit adonan menggunakan sendok atau botol dengan lubang kecil.
Tuangkan adonan ke minyak dari jarak sekitar 15–20 cm. Jangan menuangkan terlalu banyak sekaligus.
Gerakkan tangan secara perlahan saat menuangkan agar telur membentuk helaian tipis dan menyebar di permukaan minyak.
Bagian ini menjadi salah satu kunci penting dalam cara membuat telur gulung ala abang-abang. Jika telur dituangkan terlalu dekat dengan permukaan minyak, adonan cenderung menggumpal di satu titik.
Begitu telur mulai mengembang dan membentuk helaian, segera masukkan tusuk sate ke bagian bawah telur.
Putar tusuk sate sambil menarik dan mengumpulkan telur dari satu sisi ke sisi lainnya.
Lakukan dengan cepat tetapi tetap santai. Telur tidak perlu menunggu sampai matang sempurna karena semakin lama berada di minyak, teksturnya akan semakin kering dan sulit digulung.
Setelah telur menggulung dan menempel pada tusuk sate, angkat dari minyak.
Tiriskan sebentar agar minyak berlebih turun. Lakukan sampai seluruh adonan habis.
Telur gulung paling nikmat disantap selagi hangat dengan saus sambal, saus tomat, atau bumbu tabur favorit.

Kesalahan yang sering terjadi ketika membuat telur gulung di rumah adalah menuangkan adonan terlalu banyak.
Hasilnya bukan gulungan tipis seperti jajanan kaki lima, melainkan telur dadar tebal yang sulit dikumpulkan.
Tuangkan sedikit demi sedikit. Jika ingin gulungan lebih besar, ulangi proses menuangkan adonan beberapa kali pada gulungan yang sama.
Minyak yang kurang panas membuat telur tidak langsung menyebar. Adonan bisa tenggelam, menggumpal, atau menempel di dasar wajan.
Sebaliknya, minyak yang terlalu panas membuat telur cepat kering sehingga sulit digulung. Gunakan api sedang dan jaga suhu minyak tetap stabil.
Wajan cekung membuat telur lebih mudah dikumpulkan di satu area. Minyak juga bisa terkumpul lebih dalam sehingga telur memiliki ruang untuk mengembang dan menggulung.
Jika menggunakan wajan datar, tetap bisa dilakukan, tetapi teknik menggulungnya membutuhkan sedikit penyesuaian.
Begitu telur mulai membentuk helaian dan bagian pinggirnya terlihat matang, segera gulung menggunakan tusuk sate.
Ini merupakan salah satu trik penting dalam cara membuat telur gulung ala abang-abang.
Jika menunggu seluruh bagian telur matang dan kering, helaian telur akan lebih mudah patah ketika diputar.
Adonan telur yang terlalu banyak tepung akan sulit menyebar di minyak. Sebaliknya, adonan yang cukup encer dapat menghasilkan helaian tipis.
Karena itu, gunakan tepung tapioka secukupnya saja dan pastikan sudah benar-benar larut sebelum dicampurkan.
Tusuk sate yang terlalu pendek akan membuat tangan lebih dekat dengan minyak panas dan menyulitkan proses menggulung.
Gunakan tusuk sate yang panjang dan kering. Saat menggulung, hindari mencelupkan tangan terlalu dekat dengan permukaan minyak.
Ingin hasilnya seperti telur gulung yang sering dijual di depan sekolah?
Jangan langsung menuangkan banyak adonan. Cara yang lebih mudah adalah menuangkan adonan sedikit demi sedikit pada gulungan yang sama.
Setelah lapisan pertama mulai terbentuk, tambahkan sedikit adonan lagi dan segera putar tusuk sate. Ulangi beberapa kali sampai mendapatkan ukuran gulungan yang diinginkan.
Teknik ini juga membuat gulungan telur terlihat lebih berlapis.
Ada beberapa kemungkinan. Salah satunya adalah telur sudah terlalu matang sebelum digulung.
Minyak yang kurang panas juga dapat membuat telur tidak membentuk helaian yang mudah dikumpulkan.
Selain itu, tusuk sate harus segera dimasukkan ketika telur mulai mengembang. Jangan menunggu sampai telur benar-benar kering.
Jika masih kesulitan, coba kurangi jumlah adonan setiap kali menuang dan lakukan gerakan memutar lebih cepat.
Setelah menguasai cara membuat telur gulung ala abang-abang, resepnya bisa dikembangkan menjadi berbagai varian.
Telur Gulung Sosis
Potong sosis menjadi beberapa bagian, kemudian tusukkan pada tusuk sate. Setelah itu, balut dengan telur menggunakan teknik yang sama.
Telur Gulung Daun Bawang
Tambahkan daun bawang yang diiris sangat tipis ke dalam adonan. Rasanya menjadi lebih gurih dan aromanya semakin harum.
Telur Gulung Keju
Tambahkan sedikit keju parut pada bagian akhir proses menggulung. Keju akan memberikan rasa gurih sekaligus tekstur yang lebih creamy.
Telur Gulung Pedas
Campurkan sedikit bubuk cabai ke dalam adonan atau tambahkan saus sambal setelah telur matang. Untuk versi yang lebih menarik, gunakan bumbu tabur dengan tingkat kepedasan sesuai selera.
Telur gulung paling enak disantap segera setelah dibuat karena teksturnya masih lembut di bagian dalam dan sedikit renyah di bagian luar.
Sajikan dalam wadah atau kertas makanan, lalu beri saus sambal dan saus tomat secukupnya. Bisa juga ditambahkan mayones dan taburan bubuk cabai untuk mendapatkan cita rasa seperti jajanan kekinian.
Kalau ingin membuat telur gulung untuk jualan, siapkan adonan dalam botol yang memiliki tutup berlubang kecil. Cara ini membuat proses menuangkan telur lebih cepat dan jumlah adonan setiap tusuk lebih mudah dikontrol.
1. Berapa lama telur gulung bisa disimpan?
Telur gulung paling enak disantap segera setelah dibuat. Jika ingin disimpan, masukkan ke wadah tertutup dan simpan di kulkas. Sebaiknya konsumsi dalam waktu sekitar 1 hari dan panaskan kembali sebelum disantap.
2. Apakah telur gulung bisa dibuat tanpa tepung tapioka?
Bisa. Tepung tapioka bukan bahan wajib. Telur gulung tetap dapat dibuat hanya dengan telur, air, dan bumbu. Namun, penggunaan sedikit tapioka dapat membantu memberikan tekstur dan membuat helaian telur lebih mudah dikumpulkan.
3. Minyak apa yang cocok untuk membuat telur gulung?
Gunakan minyak goreng dengan rasa netral dan titik asap yang cukup tinggi, seperti minyak kelapa sawit atau minyak kanola. Pastikan minyak masih dalam kondisi baik agar tidak memengaruhi rasa dan aroma telur gulung.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.