Liputan6.com, Jakarta - Dunamu, operator bursa kripto Korea Selatan Upbit, menjalin kemitraan strategis dengan Visa untuk menjajaki layanan keuangan dan pembayaran berbasis stablecoin serta kecerdasan buatan (AI).
Dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (30/8/2026), kerja sama yang diumumkan pada 28 Agustus tersebut masih berada dalam tahap eksplorasi. Kedua perusahaan belum menentukan produk, skema peluncuran, maupun jadwal implementasi.
Kemitraan ini akan menggabungkan teknologi aset digital milik Dunamu dengan jaringan pembayaran global Visa. Kolaborasi tersebut menempatkan operator Upbit dalam kerja sama dengan salah satu perusahaan jaringan pembayaran terbesar dunia.
MoneyToday melaporkan, Dunamu dan Visa akan mengeksplorasi berbagai layanan keuangan dan pembayaran yang memanfaatkan stablecoin dan AI.
Kerja sama ini menjadi kerangka awal bagi kedua perusahaan untuk menilai potensi layanan yang menggabungkan teknologi aset digital Dunamu dengan jaringan pembayaran Visa di berbagai pasar utama.
Hingga kini, belum ada produk tertentu yang diumumkan kepada publik. Begitu pula dengan jadwal peluncuran layanan.
Artinya, kemitraan tersebut belum dapat disebut sebagai peluncuran produk komersial, melainkan tahap penjajakan untuk menentukan bentuk layanan yang berpotensi dikembangkan bersama.

Ruang lingkup kerja sama Dunamu dan Visa berpotensi mencakup pembayaran yang terhubung dengan stablecoin, pengiriman uang lintas negara atau remitansi global, hingga layanan penyelesaian transaksi (settlement).
News1 Korea melaporkan kedua perusahaan akan mengeksplorasi sejumlah area tersebut dengan memadukan teknologi aset digital Dunamu dan jaringan pembayaran global Visa.
Ketiga layanan tersebut memiliki fungsi berbeda. Pembayaran berkaitan dengan transaksi pembelian oleh konsumen, remitansi mencakup pengiriman dana lintas negara, sedangkan settlement merupakan proses penyelesaian kewajiban antarpartisipan dalam transaksi.
Selain itu, kedua perusahaan juga membuka kemungkinan pengembangan pengalaman pengguna yang berkaitan dengan layanan tersebut.
Namun, belum ada informasi mengenai negara yang akan menjadi pasar layanan, merchant yang berpartisipasi, kriteria pengguna, maupun jaringan stablecoin yang akan digunakan.
Dengan demikian, bentuk akhir layanan masih sangat terbuka. Dunamu dan Visa juga belum memastikan apakah nantinya hanya menggunakan satu stablecoin, beberapa aset digital, atau justru memilih model berbeda.
Salah satu aset yang masuk dalam pertimbangan adalah Open Standard USD (OUSD), stablecoin berdenominasi dolar AS.
Menurut The Block, Dunamu dan Visa tengah mempertimbangkan model bisnis yang dapat menggunakan OUSD bersama berbagai opsi stablecoin lainnya.
Namun, OUSD belum ditetapkan sebagai aset yang akan digunakan dalam layanan tersebut.
Selain pembayaran berbasis stablecoin, Dunamu dan Visa juga mengeksplorasi konsep agentic commerce, yakni perdagangan yang melibatkan sistem AI untuk mencari produk atau layanan hingga menyelesaikan transaksi atas nama pengguna.
Visa sebelumnya menyatakan platform Intelligent Commerce dirancang agar agen AI dapat menemukan, memulai, dan menyelesaikan transaksi secara aman. Visa juga memasukkan infrastruktur penyelesaian transaksi berbasis stablecoin dalam peta jalan 2026.
Jika dikembangkan lebih lanjut, kerja sama dengan Dunamu dapat mempertemukan dua fokus strategi Visa tersebut, yakni kemampuan pembayaran melalui agen AI dan infrastruktur settlement berbasis stablecoin.
Bagi Dunamu, kemitraan ini juga membuka peluang untuk membawa teknologi aset digital yang dimilikinya ke dalam ekosistem pembayaran yang lebih luas.
Meski demikian, belum ada produk pembayaran untuk konsumen yang dipastikan akan diluncurkan. Demikian pula dengan struktur produk, aset yang digunakan, mekanisme settlement, maupun model peluncurannya.
Untuk saat ini, kerja sama Dunamu dan Visa masih berupa eksplorasi. Hasil akhirnya akan bergantung pada keputusan kedua perusahaan mengenai bentuk layanan, pasar sasaran, aset digital, serta model bisnis yang akan digunakan.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.