Jakarta -
Citilink menyediakan opsi perubahan jadwal penerbangan (reschedule) tanpa biaya tambahan dan pengembalian dana (refund) bagi penumpang yang penerbangannya terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Dampak sebaran abu vulkanik tersebut menyebabkan operasional penerbangan Citilink terdampak penutupan sementara sejumlah bandara, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Bandara Husein Sastranegara (BDO), dan Bandara Radin Inten II (TKG).
Bagi penumpang yang penerbangannya terdampak, Citilink menyediakan opsi perubahan jadwal penerbangan (reschedule) tanpa dikenakan biaya tambahan serta pengembalian dana (refund) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Citilink menyatakan akan terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pihak terkait untuk memantau perkembangan sebaran abu vulkanik.
Informasi mengenai kelanjutan operasional penerbangan akan disampaikan secara berkala sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Citilink juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang serta mengapresiasi pengertian dan kerja sama selama situasi tersebut berlangsung.
"Hal ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan," ujar Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink Tashia Scholz.
Citilink mengimbau penumpang yang penerbangannya terdampak untuk terus memantau status penerbangan melalui media sosial resmi Citilink. Penumpang juga dapat menghubungi Contact Center Citilink di 0804 1 080808 atau menggunakan fitur live chat Linka melalui WhatsApp di 0811 1011 0808.
Dadan Kuswaraharja
Jurnalis detikcom. Bergabung dengan dunia jurnalistik sejak 2004, aktif meliput berbagai event nasional dan internasional dengan fokus di dunia pariwisata.