Liputan6.com, Jakarta - Liverpool dilaporkan akan mempertimbangkan kembali upaya perekrutan penyerang Crystal Palace, Ismaila Sarr, pada bursa transfer Januari 2027. Minat klub Merseyside ini terus berlanjut meskipun upaya mereka untuk mendapatkan Sarr pada bursa transfer musim panas 2026 tidak membuahkan hasil.
Sementara itu, Sarr disebut-sebut masih sangat ingin bergabung dengan Liverpool dan akan tetap menjadi target pantauan klub dalam beberapa bulan mendatang.
Kebutuhan Liverpool akan penyerang sayap kanan spesialis menjadi salah satu alasan utama di balik minat berkelanjutan ini. Meskipun telah mendatangkan penyerang sayap seperti Victor Munoz dan Bradley Barcola pada jendela transfer sebelumnya, posisi tersebut masih menjadi fokus penguatan tim.
Pada musim 2025/2026, Ismaila Sarr menunjukkan performa impresif dengan menjadi pencetak gol terbanyak Crystal Palace di semua kompetisi, membukukan 21 gol. Manajer Crystal Palace, Pierre Sage, sebelumnya menyatakan bahwa Sarr membutuhkan waktu untuk mencerna kegagalan transfer ke Liverpool, yang dianggapnya sebagai “mimpi” bagi banyak pemain.

Liverpool dilaporkan telah menyiapkan paket tawaran senilai £40 juta yang direncanakan untuk diajukan pada awal tahun 2027. Angka ini mencerminkan upaya baru setelah tawaran sebelumnya ditolak oleh Crystal Palace.
Pada bursa transfer musim panas 2026, Liverpool mengajukan tawaran verbal senilai kurang dari £40 juta untuk Sarr, namun ditolak mentah-mentah oleh Crystal Palace.
Meskipun beberapa sumber lain mengklaim Liverpool sempat mengajukan tawaran £50 juta, laporan lain menyebutkan bahwa jumlah tersebut tidak pernah tercapai dalam negosiasi. Crystal Palace sendiri menginginkan lebih dari £50 juta untuk melepas Sarr, bahkan harga ini bisa meningkat mengingat sulitnya negosiasi pada bulan Januari. Harga yang diminta Crystal Palace untuk Sarr bahkan dilaporkan mencapai £75 juta, angka yang tidak ingin dipenuhi oleh Liverpool.
Agen Sarr, Diomansy Kamara, sebelumnya sempat mengkritik kurangnya rasa hormat dari klub-klub yang terlibat dalam negosiasi transfer yang gagal tersebut.
Liverpool akan mempertimbangkan semua opsi secara cermat sebelum mengambil langkah konkret untuk penyerang tersebut pada musim dingin. Salah satu pertimbangan utama adalah usia Sarr, yang akan menginjak 29 tahun pada Februari 2027.
Mengeluarkan sejumlah besar uang untuk pemain di usia tersebut dianggap berisiko, terutama jika klub berharap ia dapat berkontribusi dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, meskipun Sarr bermain di posisi sayap kanan, ia lebih suka menggunakan kaki kanannya dan dianggap kurang kreatif dibandingkan dengan Mohamed Salah, yang telah hengkang dari klub.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.