Liputan6.com, Jakarta - Klub sepak bola Italia, Como 1907, bersiap mencatatkan sejarah dengan melakoni pertandingan perdana di Liga Champions, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. Pertandingan bersejarah ini akan diselenggarakan di Stadio Giuseppe Sinigaglia menghadapi tim kuat RB Leipzig. M


Pencapaian ini diraih setelah Como 1907 berhasil menempati posisi keempat di Serie A pada musim 2025/2026. Untuk memastikan Stadio Giuseppe Sinigaglia memenuhi standar ketat UEFA, klub langsung menggelar renovasi besar-besaran rumah kebanggaan dalam waktu kurang dari 90 hari, sebuah 'keajaiban konstruksi' yang memungkinkan Como bermain di kandang sendiri.


Pelatih kepala Como 1907, Cesc Fabregas, telah menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemainnya atas dedikasi dan kerja keras yang mengantarkan klub pada pencapaian luar biasa ini. Tim juga telah memperkuat skuadnya dengan beberapa rekrutan baru sebagai persiapan menghadapi ketatnya kompetisi musim depan, termasuk Liga Champions.



Debut Bersejarah di Liga Champions


Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)
Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Pertandingan pembuka Liga Champions UEFA bagi Como 1907 dijadwalkan pada 10 September 2026 pukul 21:00 waktu setempat, di mana mereka akan menjamu RB Leipzig. Debut ini menjadi sorotan utama setelah klub berhasil finis di posisi keempat Serie A musim sebelumnya.


Para penggemar Como 1907 telah diberi tahu mengenai penjualan tiket mini-musim 'PACK4' untuk fase liga Liga Champions UEFA, yang dimulai pada 1 September 2026. Paket ini mencakup pertandingan kandang melawan RB Leipzig.


Keberhasilan Como 1907 melaju ke Liga Champions merupakan buah dari performa konsisten mereka di liga domestik, termasuk kemenangan 4-1 atas Cremonese yang mengunci posisi keempat.



Transformasi Kilat Stadio Giuseppe Sinigaglia


Stadio Giuseppe Sinigaglia telah menerima persetujuan resmi dari UEFA untuk menjadi tuan rumah pertandingan Liga Champions, menyusul renovasi cepat yang diselesaikan dalam waktu kurang dari 90 hari. Proses ini disebut sebagai 'keajaiban konstruksi' karena berhasil memenuhi standar Kategori 4 UEFA dalam waktu singkat.


Pekerjaan renovasi meliputi pembongkaran dan pembangunan kembali tribun timur, yang dikenal sebagai Curva Como, menggunakan struktur beton bertulang permanen atau baja terintegrasi untuk menggantikan kerangka tubular yang tidak memenuhi persyaratan UEFA. Selain itu, lapangan diperlebar dua meter, fasilitas media ditingkatkan, dan disediakan 150 tempat parkir khusus VIP sesuai persyaratan Kategori 4.


Transformasi ini memastikan Como 1907 dapat memainkan pertandingan kandang bersejarah mereka di stadion sendiri, menghindari relokasi ke tempat lain seperti Mapei Stadium di Reggio Emilia.



Penguatan Skuad Menyongsong Kompetisi Eropa


Menjelang musim baru dan partisipasi di Liga Champions, Como 1907 telah aktif memperkuat skuadnya. Beberapa pemain baru seperti Levente Bosze, Luis Milla, Mattia Liberali, Andres Cuenca, Kaiki Bruno, Moise Kean, dan Trevoh Chalobah telah bergabung dengan tim.


Pemain-pemain baru ini telah berpartisipasi dalam Como Cup pada Juli 2026, sebuah turnamen yang digunakan oleh klub untuk membangun chemistry tim dan memberikan kesempatan kepada pemain akademi.


Penguatan skuad ini merupakan bagian dari strategi klub untuk memastikan kesiapan tim dalam menghadapi tantangan di kompetisi domestik maupun Eropa yang akan datang.



Apresiasi Cesc Fabregas untuk Perjalanan Tim


Cesc Fabregas, pelatih kepala Como 1907, telah melimpahkan pujian tinggi kepada para pemainnya, menggambarkan mereka sebagai 'grup terbaik yang pernah ia latih'.


Fàbregas menegaskan bahwa keberhasilan klub lolos ke Liga Champions sepenuhnya berkat dedikasi dan kerja keras setiap pemain. Ia menyatakan, "Saya berterima kasih seumur hidup saya, karena ini mungkin akan menjadi grup terbaik yang pernah saya latih di masa depan. Saya tidak ragu kalian akan dikenang selamanya."

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.