Liputan6.com, Jakarta - Resep telur balado 3 telur bisa menjadi pilihan lauk praktis ketika ingin menyajikan makanan rumahan yang sederhana tetapi tetap menggugah selera. Perpaduan telur rebus dengan sambal cabai merah menghasilkan rasa gurih, pedas, sedikit manis, dan harum yang cocok disantap bersama nasi hangat.
Meski terlihat mudah, ada satu tahap yang sering membuat orang ragu saat memasak telur balado, yaitu ketika telur rebus digoreng. Telur yang permukaannya masih utuh dapat meletup ketika masuk ke minyak panas. Selain membuat dapur kotor, percikan minyak juga bisa mengenai tangan.
Karena itu, resep kali ini tidak hanya memberikan takaran bumbu untuk tiga butir telur, tetapi juga memasukkan teknik sederhana agar telur lebih aman digoreng. Telur direbus hingga matang, didinginkan, dikupas dengan hati-hati, kemudian diberi keratan tipis sebelum digoreng. Setelah itu, telur dimasak bersama sambal balado hingga bumbunya menempel dan meresap. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (8/9/2026).

Bahan utama:
3 butir telur ayam
Minyak goreng secukupnya untuk merebus dan menggoreng
Air secukupnya
Bumbu balado:
5 buah cabai merah besar
3 buah cabai merah keriting
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
1 buah tomat merah ukuran sedang
1 lembar daun salam
1 lembar daun jeruk, jika suka
½ sendok teh garam
1 sendok teh gula merah atau gula pasir
¼ sendok teh merica bubuk
50–75 ml air
Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan. Jika ingin rasa balado yang lebih ramah untuk keluarga, gunakan lebih banyak cabai merah besar dan kurangi cabai merah keriting. Sebaliknya, beberapa cabai rawit dapat ditambahkan jika menyukai sambal yang lebih pedas.

Masukkan tiga butir telur ke dalam panci, kemudian tuangkan air hingga seluruh bagian telur terendam. Sebaiknya telur dimasukkan sejak air masih dingin agar perubahan suhu tidak terlalu mendadak.
Nyalakan api dan rebus telur hingga matang. Setelah air mulai mendidih, kecilkan api menjadi sedang agar telur tidak terlalu banyak terbentur oleh air yang bergolak. Cara ini juga membantu mengurangi risiko kulit telur retak selama perebusan.
Setelah matang, segera angkat telur dan masukkan ke dalam air dingin. Diamkan beberapa menit hingga suhunya turun. Telur yang sudah dingin biasanya lebih mudah dikupas dan putih telurnya tidak mudah rusak ketika kulit dilepaskan.
Kupas ketiga telur sampai bersih. Periksa permukaannya untuk memastikan tidak ada bagian kulit yang masih menempel.
Tahap ini perlu dilakukan dengan hati-hati karena putih telur yang terkelupas atau rusak dapat membuat hasil akhir kurang rapi. Selain itu, bagian telur yang terbuka dapat lebih mudah menempel pada wajan saat digoreng.
Inilah salah satu kunci dari resep telur balado 3 telur agar tidak mudah meletup saat digoreng.
Gunakan pisau kecil untuk membuat beberapa keratan tipis pada permukaan putih telur. Keratan tidak perlu dalam dan jangan sampai menembus terlalu jauh hingga kuning telur.
Keratan tersebut membantu memberi jalan bagi uap panas yang terbentuk ketika telur masuk ke dalam minyak. Dengan demikian, tekanan di dalam telur tidak terlalu mudah terperangkap di balik permukaan putih telur.
Tuangkan minyak ke dalam wajan dengan jumlah yang cukup untuk membuat sebagian besar permukaan telur terendam. Panaskan menggunakan api sedang.
Pastikan minyak sudah panas sebelum telur dimasukkan. Namun, hindari memanaskan minyak sampai mengeluarkan asap karena suhu yang terlalu tinggi dapat membuat bagian luar telur cepat kecokelatan sementara minyak lebih mudah memercik.
Masukkan telur secara perlahan dari jarak dekat dengan permukaan minyak. Jangan menjatuhkan telur dari posisi tinggi karena dapat menyebabkan minyak terciprat.
Goreng telur sambil sesekali dibalik menggunakan spatula atau sendok berlubang. Biarkan permukaannya berubah menjadi kuning kecokelatan dan sedikit berkulit.
Tidak perlu menggoreng telur terlalu lama. Tujuannya adalah membuat permukaan telur lebih kokoh dan memberikan tekstur yang sedikit renyah ketika nantinya bercampur dengan sambal.
Setelah warnanya sesuai, angkat telur dan tiriskan.
Siapkan cabai merah besar, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Haluskan menggunakan blender atau ulekan.
Jika menggunakan blender, tambahkan sedikit air agar bumbu lebih mudah dihaluskan. Jangan terlalu banyak menambahkan air karena bumbu nantinya membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusut ketika ditumis.
Bumbu yang diulek secara kasar juga dapat digunakan jika menyukai tekstur sambal yang lebih berbutir.
Panaskan sedikit minyak dalam wajan. Masukkan bumbu balado yang sudah dihaluskan bersama daun salam dan daun jeruk.
Tumis menggunakan api sedang sambil sesekali diaduk. Jangan terburu-buru memasukkan telur. Bumbu perlu dimasak hingga harum, matang, dan kandungan airnya mulai berkurang.
Tanda bumbu mulai matang adalah aromanya berubah menjadi lebih harum dan warna sambal terlihat lebih pekat. Tahap ini penting karena bumbu balado yang belum matang biasanya masih memiliki aroma langu dari cabai dan bawang.
Masukkan garam, gula merah atau gula pasir, serta merica bubuk. Aduk rata kemudian cicipi.
Rasa balado yang enak tidak harus sangat pedas. Perpaduan rasa asin, gurih, pedas, dan sedikit manis justru membuat sambal terasa lebih seimbang. Jika menggunakan gula merah, warna sambal akan menjadi sedikit lebih gelap dengan rasa manis yang khas.
Setelah bumbu matang, masukkan tiga telur yang sudah digoreng. Aduk perlahan agar sambal melapisi seluruh permukaan telur tanpa membuatnya hancur.
Tuangkan sekitar 50–75 ml air, kemudian masak beberapa menit hingga sambal mengental. Air membantu bumbu menyelimuti telur sekaligus memberi kesempatan bagi rasa sambal untuk masuk ke bagian permukaan telur melalui keratan yang telah dibuat.
Masak hingga kuah menyusut sesuai selera. Jika menyukai telur balado dengan sambal yang agak basah, matikan api ketika masih terdapat sedikit saus. Untuk hasil yang lebih kering, lanjutkan memasak sampai bumbu benar-benar melekat pada telur. Angkat dan sajikan bersama nasi putih hangat.

Telur rebus mengandung air di dalam bagian putih dan kuningnya. Ketika telur yang permukaannya masih tertutup rapat dimasukkan ke dalam minyak panas, air tersebut dapat berubah menjadi uap. Jika uap panas terperangkap dan tekanannya meningkat, bagian tertentu pada telur dapat terdorong hingga akhirnya meletup.
Karena itu, membuat keratan kecil pada permukaan telur menjadi salah satu langkah yang dapat membantu mengurangi risiko tersebut. Keratan tidak perlu dalam. Beberapa goresan tipis sudah cukup untuk memberikan celah pada permukaan telur.
Selain keratan, kondisi telur juga berpengaruh. Telur yang baru selesai direbus sebaiknya didinginkan terlebih dahulu sebelum dikupas dan digoreng. Permukaan telur yang basah juga sebaiknya ditangani dengan hati-hati karena air yang bertemu minyak panas dapat menyebabkan percikan.
Jumlah minyak juga perlu diperhatikan. Menggoreng telur dengan minyak yang cukup membuat permukaan telur lebih cepat membentuk lapisan kulit. Gunakan api sedang agar proses penggorengan lebih terkendali.
Untuk mendapatkan telur balado yang tampilannya cantik, proses perebusan sama pentingnya dengan pembuatan sambal. Gunakan telur yang kondisinya baik dan rebus sejak air masih dingin. Setelah matang, pindahkan telur ke air dingin agar lebih mudah dikupas.
Saat mengupas, hindari membuat permukaan putih telur terlalu banyak terkelupas. Telur dengan permukaan mulus akan menghasilkan bentuk yang lebih menarik setelah digoreng.
Jika ingin warna telur lebih merata, gunakan minyak yang cukup dan balik telur secara perlahan selama proses penggorengan. Tidak perlu terus-menerus mengaduk karena telur dapat saling berbenturan dan permukaannya menjadi rusak.
Untuk sambalnya, tingkat kepedasan dapat disesuaikan. Cabai merah besar memberikan warna merah yang menarik dengan tingkat kepedasan relatif lebih ringan, sedangkan cabai rawit dapat digunakan untuk meningkatkan rasa pedas. Tomat dapat memberikan rasa segar sekaligus membantu membuat sambal lebih banyak.
Gula juga dapat digunakan untuk menyeimbangkan rasa pedas dan asin. Jika ingin karakter rasa seperti balado rumahan yang sedikit manis, gula merah dapat menjadi pilihan. Namun, jumlahnya sebaiknya tidak berlebihan agar rasa cabai dan bawang tetap menjadi karakter utama.
Resep ini menghasilkan tiga butir telur sehingga cocok untuk lauk sederhana bagi keluarga kecil atau ketika ingin memasak dalam jumlah terbatas. Jika ingin membuat lebih banyak, takaran bumbu dapat dinaikkan secara proporsional.
Telur rebus dapat meletup karena panas minyak menyebabkan air di dalam telur berubah menjadi uap. Jika uap terperangkap di balik permukaan telur, tekanannya dapat meningkat. Membuat beberapa keratan tipis pada putih telur dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Tidak mutlak, tetapi telur yang digoreng terlebih dahulu akan memiliki permukaan yang lebih berkulit sehingga bumbu balado lebih mudah menempel. Teksturnya juga menjadi lebih menarik dibandingkan telur rebus yang langsung dimasukkan ke dalam sambal.
Waktu dapat berbeda tergantung ukuran telur dan kondisi api. Secara umum, telur perlu direbus hingga bagian putih dan kuningnya matang. Setelah itu, segera dinginkan dalam air agar lebih mudah dikupas.
Tidak. Cabai merah besar dan cabai merah keriting sudah dapat digunakan untuk membuat bumbu balado. Cabai rawit hanya perlu ditambahkan jika menginginkan rasa yang lebih pedas.
Selain membuat keratan tipis pada permukaan telur sebelum digoreng, masak telur bersama bumbu selama beberapa menit. Tambahkan sedikit air dan tunggu sampai bumbu menyusut sehingga sambal dapat melapisi permukaan telur dengan lebih baik.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.