...Kesetaraan gender bukan hanya merupakan isu sosial tetapi juga merupakan strategi pembangunan untuk meningkatkan produktivitas
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggencarkan sosialisasi pedoman pengarusutamaan gender di sektor kelapa sawit demi tercapainya kesetaraan di sektor tersebut.
"Sosialisasi hari ini menjadi bagian penting untuk membawa pedoman pengarusutamaan di sektor kelapa sawit dari sebuah dokumen kebijakan menuju implementasi," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam acara "Sosialisasi Pedoman Pengarusutamaan Gender di Sektor Kelapa Sawit", di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, upaya ini penting mengingat sektor kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis nasional yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, baik melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan devisa negara, maupun penguatan kesejahteraan masyarakat.
"Komoditas kelapa sawit kita 60 persen dari seluruh dunia, 30 persennya Malaysia," kata Arifah Fauzi.
Namun demikian, ia menekankan pembangunan sektor kelapa sawit perlu memastikan untuk bisa memberikan manfaat yang adil dan setara bagi perempuan maupun laki-laki.
Dikatakannya, perempuan memiliki kontribusi yang besar di sektor kelapa sawit, namun hingga saat ini masih menghadapi ketidaksetaraan, antara lain dalam akses terhadap sumber daya, kesempatan pengembangan kapasitas, perlindungan ketenagakerjaan, serta partisipasi dalam pengambilan keputusan.
"Kesetaraan gender bukan hanya merupakan isu sosial, tetapi juga merupakan strategi pembangunan untuk meningkatkan produktivitas, kesejahteraan keluarga, dan daya saing sektor kelapa sawit Indonesia," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Pedoman pengarusutamaan gender di sektor kelapa sawit tercatat telah diluncurkan dalam Pekan Riset Sawit Indonesia pada 20 Juli 2026 lalu.