Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Jenazah mantan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan, tiba di pemakaman keluarga di Jalan Kopi, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.

Tangis dan suasana haru langsung menyelimuti lokasi begitu jenazah tiba. Sejumlah kerabat dan keluarga yang telah menunggu kemudian mengiringi jenazah menuju liang lahat yang telah disiapkan sejak pagi.

Jenazah Danny Setiawan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga di kompleks pemakaman keluarga tersebut. Liang lahat berada tepat di samping makam ibundanya, almarhumah Ibu Juwita, sesuai dengan keinginan Danny Setiawan semasa hidupnya.

Pantauan Tribunjabar.id, sejumlah kerabat dan keluarga telah berada di lokasi sebelum jenazah tiba. Mereka bergotong royong mempersiapkan proses pemakaman dan memastikan seluruh kebutuhan prosesi pemakaman telah siap.

Kompleks pemakaman keluarga tersebut berada di atas lahan sekitar 3.000 meter persegi. Dari luas tersebut, sekitar 1.000 meter persegi merupakan area yang diperuntukkan khusus sebagai tempat pemakaman keluarga.

Selain makam ibundanya, di kompleks tersebut juga telah dimakamkan ayah Danny Setiawan, almarhum Pak S. Hadi Sujony, serta sejumlah kerabat dekat lainnya.

Keinginan Danny Setiawan untuk dimakamkan di tanah kelahirannya, Kabupaten Purwakarta, sebelumnya disampaikan kepada keluarga. Ia juga berpesan agar tempat peristirahatan terakhirnya berada berdampingan dengan sang ibu.

Adik sepupu almarhum, Tomi, mengatakan pihak keluarga menerima kabar duka mengenai meninggalnya Danny Setiawan sekitar pukul 06.30 WIB melalui grup percakapan keluarga.

Menurut Tomi, Danny Setiawan merupakan sosok yang sangat dihormati keluarga. Ia menyebut almarhum sebagai saudara tertua sekaligus teladan bagi keluarga, terutama dalam hal pendidikan dan semangat belajar.

"Beliau (Danny Setiawan) adalah sosok kakak yang paling diteladani. Semangat belajarnya tidak pernah berhenti dan beliau mengabdikan diri di bidang ilmu. Nilai-nilai dedikasi dan pendidikan itulah yang paling berharga bagi kami," ujar Tomi kepada Tribunjabar.id, Sabtu (19/9/2026).

Danny Setiawan diketahui pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Ia meninggal dunia pada Sabtu pagi di usia 81 tahun.

Setelah prosesi pemakaman selesai, keluarga dan kerabat kemudian berkumpul di sekitar area makam untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.