Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Sebanyak 16 ribu pelari akan memadati sejumlah ruas jalan Kota Bandung saat Pocari Sweat Run Bandung 2026 yang digelar akhir pekan ini. 

Di balik kemeriahan ajang tersebut, persoalan sampah yang ditinggalkan pelari menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian penyelenggara.

Head of Corporate Communication PT Amerta Indah Otsuka, Laibun Sobri, mengatakan pihaknya memastikan sampah yang dihasilkan selama event Pocari Sweat Run dikelola secara menyeluruh.

Menurutnya, penyelenggara tidak hanya menyiapkan tempat sampah di sejumlah titik, tetapi juga menurunkan tim khusus untuk memastikan sampah yang tercecer di sepanjang rute segera dikumpulkan.

“Kami memastikan bahwa hasil sampah yang dihasilkan dari event kami itu dikelola 100 persen,” ujar Laibun saat ditemui di Kiara Artha Park, Jumat (18/9/2026).

Upaya tersebut dilakukan salah satunya melalui kampanye Run for Eco Blue.

Melalui kampanye ini, penyelenggara mengajak anak-anak muda di Jawa Barat untuk terlibat langsung dalam menjaga kebersihan selama event berlangsung.

Laibun mengatakan ,tim tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik, terutama di area refreshment atau water station yang menjadi lokasi pelari mengambil minuman.

Menurutnya, persoalan sampah paling berpotensi terjadi ketika pelari membuang gelas plastik sambil terus berlari.

Meski tempat sampah telah disediakan dalam ukuran cukup panjang, tidak semua gelas yang dilempar pelari akan masuk ke tempat yang telah disediakan.

“Karena terkadang pelari karena kencang, mereka membuangnya sambil lari. Itu membuat tidak masuk ke dalam bak sampahnya,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim Run for Eco Blue akan bergerak mengambil gelas-gelas plastik yang tercecer di sekitar rute dan memasukkannya ke tempat sampah.

Penyelenggara juga telah menyiapkan tempat sampah berukuran panjang di sejumlah titik water station. Se

tiap bak sampah memiliki panjang sekitar tiga hingga enam meter.

Pocari Sweat Run Bandung 2026 digelar pada 19-20 September 2026.

Ajang tersebut mempertandingkan kategori 10K dan half marathon 21K.

Melalui sistem pengelolaan sampah dan keterlibatan tim khusus tersebut, penyelenggara berharap aktivitas olahraga berskala besar ini tetap dapat berlangsung dengan memperhatikan kebersihan Kota Bandung.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.