TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.
Pada Jumat (18/9/2026), tiga penerbangan dari dan menuju Bandara H Asan Sampit terpaksa dibatalkan karena jarak pandang atau visibility tidak memenuhi batas aman untuk operasional penerbangan.
Tiga penerbangan tersebut yakni Nam Air rute Sampit-Surabaya (SMQ-SUB), Wings Air rute Sampit-Surabaya (SMQ-SUB), serta Super Air Jet rute Sampit-Jakarta (SMQ-CGK).
PIC Humas Bandara H Asan Sampit, Zachrudien, mengatakan keputusan pembatalan dilakukan setelah kondisi jarak pandang dipantau oleh pihak-pihak terkait.
"Nam Air, Wings Air dan Super Air Jet dibatalkan karena dari pantauan beberapa pihak terkait tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan karena terbatasnya jarak pandang," kata Zachrudien saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, hingga pukul 16.30 WIB, jarak pandang di sekitar bandara masih berada di bawah standar yang diperlukan untuk operasional penerbangan.
Kondisi tersebut dipengaruhi kabut asap yang cukup pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di wilayah Kotim.
"Visibility terpantau sampai pukul 16.30 WIB masih di bawah standar untuk melakukan operasional penerbangan," ujarnya.
Atas kondisi tersebut, pihak maskapai memilih membatalkan penerbangan dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan penerbangan.
Zachrudien mengatakan calon penumpang juga telah mendapatkan informasi dari masing-masing maskapai terkait pembatalan tersebut.
Operasional Bandara Terbatas
Zachrudien menjelaskan, Bandara H Asan Sampit memiliki batas waktu operasional penerbangan komersial sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Secara resmi, operasional penerbangan komersial di Bandara H Asan Sampit diperbolehkan hingga pukul 17.30 WIB.
Namun, operasional dapat menyesuaikan kondisi apabila dinilai masih memungkinkan dan memenuhi aspek keselamatan penerbangan.
"Bandara H Asan Sampit beroperasi untuk penerbangan komersial hanya diperbolehkan sampai pukul 17.30 WIB, dengan alasan keselamatan tentunya, kecuali dirasa memerlukan dan memungkinkan untuk jam operasional tambahan," katanya.
Sementara itu, kondisi penerbangan pada Sabtu (19/9/2026) mulai menunjukkan perkembangan.
Dua penerbangan Nam Air dijadwalkan melayani rute dari Sampit, yakni Sampit-Semarang (SMQ-SRG) pada pukul 10.40 WIB dan Sampit-Surabaya (SMQ-SUB) pada pukul 12.45 WIB.
Hingga Sabtu pagi, kedua penerbangan tersebut masih terpantau sesuai jadwal yang telah disampaikan kepada calon penumpang.
Sedangkan Wings Air dan Super Air Jet memang tidak memiliki jadwal penerbangan dari Bandara H Asan Sampit pada Sabtu.
Baca juga: Kabut Asap Tebal Selimuti Sampit Kotim, Bandara H Asan Pastikan Runway Aman untuk Penerbangan
Baca juga: 2 Hari Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Lumpuh Total, Akibat Jarak Pandang Kabut Asap
"Visibility terpantau sampai dengan pukul 09.00 WIB 1.000 meter," ujar Zachrudien.
Pihak bandara berharap kondisi jarak pandang tetap mendukung sehingga aktivitas penerbangan pada Sabtu dapat berjalan sesuai jadwal.
Kondisi jarak pandang menjadi salah satu faktor penting dalam operasional penerbangan, terutama ketika kabut asap kembali menyelimuti kawasan sekitar Bandara H Asan Sampit
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.