TRIBUNKALTIM.CO - Hujan deras yang disertai sambaran petir berdampak pada jaringan kelistrikan di sejumlah wilayah Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara. Kerusakan material jaringan membuat pasokan listrik warga terhenti selama berjam-jam.
Di Kecamatan Sesayap, pemadaman terjadi sejak sekitar pukul 22.21 WITA, Jumat (17/9/2026), ketika hujan deras mengguyur sebagian wilayah Tana Tidung. Aliran listrik baru kembali sekitar pukul 02.30 WITA, Sabtu (19/9/2026).
Gangguan kembali terjadi pada Sabtu siang. Listrik padam sekitar pukul 11.30 hingga 12.00 WITA, kemudian kembali terhenti selama beberapa menit tidak lama setelahnya.
Pemadaman tersebut turut berdampak pada aktivitas masyarakat. PLN menyebut gangguan yang terjadi merupakan gangguan permanen pada sistem jaringan akibat kerusakan material yang dipicu cuaca ekstrem.
Tak hanya Kecamatan Sesayap, gangguan meluas ke sejumlah titik pelayanan lainnya, mencakup sebagian besar wilayah Kecamatan Sesayap Hilir, Kecamatan Sesayap, Kecamatan Betayau dan sekitarnya.
Baca juga: 5 Fakta Jelang Derby Madrid 20 September 2026: Mbappé vs Jonathan, Atlético Bisa Salip Real Madrid
Manager PLN ULP Malinau PLN UID Kaltimra I Gusti Putu Putra Negara mengatakan gangguan kelistrikan mulai terjadi menjelang tengah malam pada Jumat (17/9/2026).
“PT PLN menginformasikan telah terjadi gangguan kelistrikan pada Jumat, 17 September 2026 pukul 22.21 WITA akibat adanya gangguan permanen pada sistem,” ujar I Gusti Putu Putra Negara mengutip dari TribunKaltara.com, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Gusti, gangguan tersebut memiliki dampak cukup luas karena mengenai beberapa titik wilayah pelayanan di Kabupaten Tana Tidung.
Pemicu kerusakan disebut berkaitan dengan kondisi cuaca yang buruk. Hujan deras dan sambaran petir di lapangan menyebabkan sejumlah material jaringan mengalami kerusakan fatal.
“Gangguan tersebut disebabkan oleh komponen material yang rusak karena imbas cuaca hujan deras dan sambaran petir di lapangan,” terangnya.
Baca juga: Siapkan Lulusan Adaptif di Era AI, UT Samarinda Gelar Seminar Akademik Jelang Wisuda
PLN Kerahkan Tim Teknis
Setelah gangguan terjadi, PLN langsung mengerahkan tim teknis gabungan untuk menyisir lokasi yang membutuhkan penanganan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat perbaikan sekaligus memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan yang terdampak.
Untuk mengamankan jalur perkotaan sebagai langkah darurat, PLN juga mengoperasikan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berada di Sedulun.
“Saat ini sejumlah personel gabungan PLN telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan percepatan pemulihan. Upaya penormalan jalur kota kami lakukan dengan mengoperasikan mesin PLTD di Sedulun,” katanya.
Namun, proses perbaikan di lapangan tidak sepenuhnya berjalan lancar. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat sempat menghambat pekerjaan teknis.
Baca juga: Maulid Akbar 1448 H di Balikpapan Digelar Besok, Hadirkan Ustaz Dasad Latif
Meski demikian, petugas secara bertahap berhasil memperbaiki sebagian sistem setelah melakukan penggantian material yang mengalami kerusakan.
Jalur Gunawan hingga Betayau Berangsur Normal
Gusti mengatakan sejumlah jalur kelistrikan mulai kembali beroperasi setelah komponen yang rusak diganti.
“Kondisi perbaikan di lapangan sempat terkendala cuaca saat pekerjaan. Namun untuk jalur Gunawan, Sengkong, hingga Betayau bertahap berhasil dinormalkan setelah dilakukan penggantian komponen material yang breakdown,” beber Gusti.
Pemulihan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi lapangan, keselamatan kerja serta keandalan sistem jaringan untuk ke depan.
PLN memastikan proses penormalan terus dilakukan untuk memulihkan pasokan listrik di wilayah terdampak.
Baca juga: Urus Paspor Kini Lebih Dekat, Tak Perlu ke Kantor Imigrasi, Warga Balikpapan Bisa Urus di Balai Kota
PLN Minta Maaf kepada Pelanggan
Atas gangguan dan pemadaman yang terjadi, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan di Kabupaten Tana Tidung.
Gusti mengatakan informasi mengenai perkembangan pemulihan akan terus disampaikan melalui kanal resmi PLN.
“PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Informasi perkembangan pemulihan akan terus disampaikan secara berkala melalui kanal resmi PLN, terima kasih atas pengertian dan kerja sama pelanggan,” pungkasnya.
Gangguan listrik tersebut terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Tana Tidung. Perbaikan jaringan dilakukan secara bertahap setelah kerusakan material akibat hujan deras dan sambaran petir ditemukan di lapangan. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.