Dari Banjarnegara ke SUGBK, Agus-Dewi Rela Tempuh Jarak Jauh demi Dukung Timnas Indonesia
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Matahari masih cukup terik ketika suasana di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, mulai dipenuhi warna merah, Jumat (25/9/2026).
Belum memasuki malam pertandingan, sejumlah suporter Timnas Indonesia sudah berdatangan.
Sebagian membawa keluarga, sebagian lainnya datang bersama teman. Jersey merah menjadi pemandangan yang mudah ditemui di area SUGBK.
Salah satunya adalah pasangan suami istri asal Banjarnegara, Agus dan Dewi.
Keduanya sengaja datang ke Jakarta bukan untuk sekadar menghabiskan akhir pekan.
Ada satu tujuan utama yang membuat perjalanan dari Jawa Tengah dilakukan: menyaksikan langsung perjuangan Timnas Indonesia menghadapi Singapura dalam laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Agus dan Dewi tiba di Jakarta sejak Kamis (24/9/2026).
Sehari berselang, sekitar pukul 14.30 WIB, keduanya sudah berada di kompleks SUGBK dengan mengenakan jersey Timnas Indonesia.
Begitu tiba, Agus dan Dewi tidak langsung menuju Tribun.
Keduanya lebih dulu menikmati suasana Stadion sambil mengabadikan momen di depan Patung Panahan yang berada di area VVIP Barat.
Bagi mereka, kedatangan kali ini terasa spesial. Ini merupakan pengalaman pertama Agus dan Dewi menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia secara langsung di SUGBK.
“Saya datang khusus untuk dukung Timnas. Kami datang kemarin sore,” ujar Agus kepada Tribunnews.
Perjalanan mendapatkan tiket ternyata tidak semudah yang dibayangkan.
Tiket pertandingan harus diburu secara daring. Gangguan teknis saat proses pembelian sempat membuat Agus dan Dewi khawatir gagal kembali.
“Ya lumayan susah karena belinya online. Aplikasinya sempat down atau bagaimana, tapi alhamdulillah dapat juga. Dapat yang di atas,” ucap Agus.
Keinginan menyaksikan Timnas di SUGBK sebenarnya sudah muncul sejak 2024.
Namun, rencana tersebut urung terlaksana karena kesulitan memperoleh tiket.
Kesempatan itu akhirnya datang pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Kali ini, Agus dan Dewi sudah merencanakannya jauh-jauh hari. Begitu tiket berhasil didapat, perjalanan menuju Jakarta pun disiapkan.
“Sudah jauh-jauh hari, cuma dapat tiket yang ini. Ini pertama kali kami ke sini. Pernah 2024 mau nonton ke sini, tapi gagal karena susah dapat tiketnya,” bebernya.
Datang Lebih Awal, Nikmati Suasana SUGBK
Pertandingan Indonesia melawan Singapura baru dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB.
Namun, gerbang SUGBK sudah dibuka sejak siang sehingga suporter dapat masuk ke area ring 1.
Di area tersebut, berbagai aktivitas telah disiapkan. Mulai dari booth makanan dan minuman hingga aktivitas sponsor yang membuat suasana stadion perlahan semakin hidup.
Agus dan Dewi pun memilih datang lebih awal agar bisa menikmati atmosfer pertandingan sebelum laga dimulai.
Bahkan, keduanya berencana menyaksikan pertandingan Grup A lainnya yang mempertemukan Malaysia melawan Bangladesh pada pukul 16.00 WIB.
“GBK sangat bagus, luar biasa. Kami juga datang ke sini mau lihat-lihat, kalau bisa nonton Malaysia melawan Bangladesh dulu,” kata Agus.
Suasana di SUGBK juga menjadi bagian dari pengalaman yang tidak kalah penting dibanding pertandingan itu sendiri.
Ia datang dengan keyakinan bahwa Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk melangkah jauh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Menurut Agus, skuad Garuda kali ini menunjukkan perkembangan dibandingkan penampilan pada Piala AFF sebelumnya.
"Kalau sekarang beda ya sama AFF kemarin. Kekuatan kita sekarang penuh dan bisa main bagus. Insyaallah juara," nilai Agus.
Ketika ditanya siapa pemain yang paling ingin dilihatnya, Agus tanpa ragu menyebut satu nama, Ole Romeny.
Optimisme serupa juga ia tunjukkan ketika melihat komposisi Grup A yang dihuni Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
“Kalau dari permainan, mungkin kita bisa finis juara grup,” ujarnya.
Dewi dan Sosok 'Tembok' di Lini Belakang
Dukungan terhadap Timnas ternyata bukan hanya milik Agus.
Dewi pun datang dengan antusiasme yang sama.
Ia membantah anggapan bahwa kehadirannya di SUGBK hanya karena menemani sang suami.
“Suka banget kok saya,” ucap Dewi ketika ditanya apakah dirinya memang gemar menyaksikan Timnas Indonesia.
Ada satu pemain yang secara khusus menjadi favoritnya. Bukan penyerang atau gelandang, melainkan sosok yang berdiri di lini belakang. Dewi menyukai Rizky Ridho.
Ia bahkan menyebut bek Timnas Indonesia tersebut sebagai "tembok" yang diharapkan mampu menjaga pertahanan Garuda.
“Kalau saya suka tembok Timnas, Rizky Ridho,” ujarnya.
Bagi Dewi, penampilan Timnas saat ini sudah menunjukkan perkembangan.
Namun, masih ada satu hal yang menurutnya perlu ditingkatkan.
“Sekarang menurut saya bagus ya, tinggal ditambah gregetnya saja,” tegas Dewi,.
Lebih lanjut, Dewi juga percaya peluang Indonesia untuk menjadi juara tetap terbuka lebar.
Kehadiran sejumlah pemain yang bermain di luar negeri membuatnya melihat perbedaan dibandingkan penampilan Timnas pada Piala AFF sebelumnya.
"Yakin. Kita punya kesempatan besar karena banyak pemain yang dari luar datang. Berbeda dari kemarin, kalau Piala AFF kemarin mainnya kurang," pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.