POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK – Menyambut Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bersama PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba menguatkan komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pengelolaan Ketenagalistrikan serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Sumba Barat pada Kamis (24/09).

Momen bersejarah ini menjadi simbol manifestasi nilai-nilai Pancasila—khususnya Sila Kelima "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia"—dalam memastikan hak masyarakat atas pencahayaan dan keandalan energi listrik dapat terpenuhi secara merata hingga ke pelosok daerah.

Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Rapat Kerja Bupati Sumba Barat dihadiri oleh Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Yermia Ndapa Doda, S.Sos., Asisten II Setda Sumba Barat Yakobus Jefrison Dapamerang, S.P., M.M., serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumba Barat Soviyan Kolowo, S.T.

Turut hadir jajaran pimpinan PLN, di antaranya Manager PLN UP3 Sumba Ronald Tilmans, Asisten Manager Transaksi Energi Listrik PLN UP3 Sumba Virtus Gita Anggara, dan Manager ULP Sumba Barat Medias Kristo.

Kesepakatan Bersama tentang Pengelolaan Ketenagalistrikan ditandatangani oleh Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, S.H., bersama Manager PLN UP3 Sumba Ronald Tilmans.

Baca juga: PLN Akan Bangun PLTMG 30 MW dan PLTS 51 MW di Sumba Timur

Sedangkan PKS Pengelolaan PJU ditandatangani oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumba Barat Soviyan Kolowo, S.T., berdasarkan Surat Kuasa Khusus Bupati Sumba Barat, bersama Ronald Tilmans.

Kerja sama ini menjadi pedoman strategis dalam pengelolaan PJU yang mencakup jalan utama, jalan lingkungan, hingga kawasan pemukiman penduduk untuk menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan terang pada malam hari. Sinergi ini difokuskan pada pemeliharaan rutin, pengawasan, meterisasi PJU untuk penggunaan energi yang terukur, serta kelancaran tata kelola administrasi rekening listrik.

Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk pengalaman nilai-nilai luhur kebangsaan.

"Dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kolaborasi antara Pemkab Sumba Barat dan PLN adalah wujud nyata gotong royong untuk menghadirkan keadilan sosial di bidang ketenagalistrikan.

Terangnya jalan-jalan desa dan perumahan bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan simbol kehadiran negara dalam memberikan rasa aman, mendorong roda ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat," ungkap Eko Sulistyono.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumba Barat, Soviyan Kolowo, S.T., menambahkan bahwa kerja sama ini menyatukan visi kedua lembaga untuk memberikan pelayanan publik terbaik.

“Sinergi ini memperkuat koordinasi teknis di lapangan. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kami optimistis pengelolaan PJU di Sumba Barat akan semakin optimal, teratur, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga,” jelas Soviyan.

Manager PLN UP3 Sumba Ronald Tilmans menyatakan kesiapan PLN untuk mengawal implementasi kesepakatan secara akuntabel dan berkelanjutan.

“PLN siap memberikan dukungan penuh. Melalui pengelolaan dan meterisasi PJU yang transparan dan terukur, kita tidak hanya menjaga efisiensi penggunaan energi, tetapi juga memastikan keberlanjutan fasilitas penerangan jalan bagi masyarakat Sumba Barat,” ujar Ronald.

Melalui kemitraan yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila ini, Pemkab Sumba Barat dan PLN berkomitmen untuk terus bergerak bersama mewujudkan daerah yang terang, aman, sejahtera, dan berkelanjutan. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.