Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Aceh Singkil kembali turun, Jumat (2/10/2026).

Harga TBS yang sebelumnya Rp2.800 per kilogram (kg) kini turun Rp100 menjadi Rp2.700 per kg.

“Harga sawit turun menjadi Rp2.700 per kg,” kata Owner UD Ram Alwi Hutabarat, pengepul TBS kelapa sawit di kawasan Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara.

Menurutnya, penurunan harga tersebut menyesuaikan harga di tingkat pabrik pengolahan minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jumat 2 Oktober, Mayoritas Wilayah Aceh Singkil Diguyur Hujan

“Penurunan harga di pabrik akibat harga CPO turun,” ujarnya.

Meski harga mengalami penurunan, petani tetap diminta menjaga kualitas buah yang dipanen.

Buah sawit yang dipanen harus matang sempurna dengan berat janjang rata-rata (BJR) 8 kilogram. Pabrik tidak menerima buah sawit mengkal, mentah, kuning pucat, busuk, jangkos, maupun buah berukuran kecil.

Baca juga: Pengendara Keluhkan Truk Pengangkut TBS Kelapa Sawit tanpa Pengaman

Berdasarkan catatan Serambinews.com, harga TBS kelapa sawit di Aceh Singkil mengalami penurunan secara beruntun sejak akhir September.

Pada 22 September 2026, harga TBS di tingkat petani sempat mencapai Rp2.900 per kg. Harga tersebut menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Namun, harga tersebut hanya bertahan dua hari. Pada 24 September, harga turun Rp40 menjadi Rp2.860 per kg.

Dua hari kemudian, tepatnya 26 September, harga kembali turun Rp60 menjadi Rp2.800 per kg. Sepekan berselang, harga kembali turun Rp100 menjadi Rp2.700 per kg.

Penurunan harga disayangkan

Penurunan harga tersebut disayangkan petani karena produksi kebun sawit di Aceh Singkil masih rendah atau sedang mengalami masa trek.

Kondisi itu terjadi karena wilayah tersebut baru memasuki musim hujan setelah mengalami kemarau panjang.

Trek merupakan istilah dalam perkebunan kelapa sawit untuk menyebut kondisi ketika produksi buah mengalami penurunan.

Sawit merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Aceh Singkil.

Lebih dari 70 persen penduduk daerah tersebut disebut menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan kelapa sawit, mulai dari pekebun, tenaga panen, hingga penyedia jasa transportasi.

Karena itu, perubahan harga sawit turut berpengaruh terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.

Petani berharap harga TBS kelapa sawit kembali meningkat hingga Rp3.000 per kg agar pendapatan dan kesejahteraan mereka dapat meningkat.

“Harapan petani kalau bisa harga sawit Rp3.000 biar sejahtera kita,” kata Herman, petani sawit.
 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.